Arsip dari penulis : Denny

13
Des
08

tunda

Proyek ini mengalami penundaan hingga batas waktu yang masih belum pasti. Saya melakukan perubahan dalam banyak hal untuk mencapai rencana dan cita cita.

10
Des
08

Tertunda.

Untuk sementara waktu proyek ini mengalami penundaan. Sampai batas waktu yang masih belum pasti.

05
Agu
08

Lemoh, kampung halaman.

Lemoh adalah sebuah desa yang terletak di Sulawesi Utara. Dari kota Manado bisa ditempuh dgn kendaraan selama kurang lebih 25 sampai 30 menit. Mengikuti jalan di tepi pantai arah Malalayang melewati desa Tateli, Mokupa, Tanahwangko kemudian mengambil jalan alternatif menuju Kota dingin Tomohon. Terus jalan menanjak ke pegunungan dari Tanahwangko Desa Lemoh adalah Desa pertama yang di jumpai. Terletak di kaki pegunungan Tatawiran, Kaseha dan Lokon. Ini adalah Desa kampung halaman saya. Di sana ada pusara Opa Yus Ratulangi dan Oma Melly Gigir. Dan tentunyan saudara2 dari mama yang tinggal di sana.

05
Agu
08

Berhenti sementara

Baru sekarang ini saya menulis lagi untuk blog ini. Proyek pembuatan lukisan pulau pulau Indonesia untuk sementara waktu terhenti. Dan akan di lanjutkan lagi pada saat yang sudah memungkinkan.

14
Mei
08

Selamat pagi Indonesia.

Slamat pagi Indonesia.

Saya baru nulis jurnal lagi hari ini. Surat surat untuk Presiden RI, Wapres RI dan Gubernur sudah saya bawa sendiri dan surat pemberitahuan ulangan kepada Gubernur Propinsi Banten juga sudah di kirim melalui jasa pos.

Setelah itu saya sibuk tenggelam membuat lukisan di rumah. Untuk Pulau Jawa tinggal beberapa bagian saja. Pembuatannya hanya memerlukan 4 hari. Melihat waktu pembuatan lukisan tersebut, saya jadi sangat optimis bahwa karya ini selesai sebelum tanggal 17 Agustus 2008.

Kantor Sekneg di jalan Veteran Jakarta Pusat.

Bagian depan kantor Sekneg.

Loket penerimaan surat surat untuk Presiden RI.

Surat untuk Presiden RI di periksa dan di terima oleh Bpk Joko.

Kantor Sekertariat Wapres RI di Jln Kebon Sirih Jakarta Pusat.

Surat untuk Wapres RI di periksa dan diterima oleh Bpk Supriatman.

Kantor Gubernur Propinsi DKI Jakarta.

Salah satu sisi pendopo Gubernuran menuju ruang penerimaan surat untuk Gubernur.

Pintu masuk ruang penerimaan surat surat.

Surat untuk Gubernur Propinsi DKI Jakarta di periksa dan di terima.

Resi pengiriman surat untuk Gubernur Propinsi Banten.

Kosep lukisan berubah setelah sebelumnya mempunyai nama Lukisan Peta Indonesia, kini berubah menjadi Lukisan Pulau Pulau Indonesia. Pertimbangannya adalah peta harus menampilkan jalan jalan dan nama jalan jalan tersebut. Sedngakan bila Lukisan Pulau Puala Indonesia saja maka yang di tampilkan adalah seluruh pulau pulau dan hasil buminya. Sebagai contoh Propinsi Jawa Barat, di sati titik ada lukisan pucuk daun teh,nya maka disitu hasil buminya adalah daun teh. Demikian juga untuk hasul bumi yang lainnya.

Selamat pagi Indonesia, sampai di jurnal berikutnya.

07
Mei
08

Sebanyak 608 puzzle @150X150cm yang harus di lukis.

Setiap kotak ( puzzle ) berukuran 150 x 150 cm dan keseluruhan kotak puzzle berjumlan 608 kotak yang harus di lukis. Rincian lebarnya adalah 16 kotak X @ 150 cm = lebar 24 meter dan rincian panjangnya adalah 38 kotak x @ 150 cm = panjang 57 meter. Jadi, ukuran 24 X 57 meter sama dengan total kotak puzzle 16 kotak X 38 kotak = 608 kotak puzzle.

07
Mei
08

hijua, warna sapuan kuas pertama.

Rabu 07 Mei 2008 pkl 16:00. Hari, tanggal, bulan, tahun dan jam yang sangat baik saat saya memulai menyapukan kuas dengan warna hijau di atas kain kotak berukuran 150 X 150 cm.

Konsep warna inginnya saya menampilkan warna warna cerah agar pandangan menjadi cerah, bergairah, positif dan penuh harapan agar sesuai dengan temanya, Indonesia Nirwana di Katulistiwa.

Jakarta, Rabu 07 Mei 2008 pkl 18:00.

Sapuan pertama.

Warna hijau cerah.

Doakan.

Saya berhasil.

07
Mei
08

Jurnal Senin 05 Mei 08 hingga Selasa 06 Mei 08.

Senin 05-04-08 pkl 06:55. Telpon genggam saya berdering, di seberang sana suara pria itu memperkenalkan diri sebagai Bpk Anto dari Kantor Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Propinsi DKI Jakarta. Menindak lanjuti surat pemberitahuan dan permohonan yang sudah di kirim, atas nama Kepala Kantor Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Propinsi DKI Jakarta menyampaikan kesediaan untuk memberikan bantuan data. Selanjutnya saya di persilahkan datang ke kantor untuk keprluan tersebut. Tentunya sangat berterima kasih atas bantuqan dan kerja sama yang sudah terbuka bagi saya.

Di hari yang sama pada pkl 09:14 telpon genggam saya berdering lagi. Disana ada Bpk Ciko dari Kantor Dinas Pariwisata Propinsi DKI Jakarta menyampaikan hal yang sama juga. Atas nama Kantor Dinas Pariwisata Propinsi DKI Jakarta memberikan kesempatan un tuk kerluan akses data.

Sementara itu persiapan persiapan mengalami perubahan yang sangat besar mulai dari konstruksi meja gambar yang mengalami perubahan pada ukuran, berat dan desain bagian bagian tertentu untuk mempermudah bongkar pasang dan mobilitas dari satu propinsi ke propinsi berikut.

Pake kaos singlet dan celana pendek serta kaos tangan membuat meja gambar sendirian.

Mulai dari mengukur, menggergaji dan mengamplas dikerjakan sendiri.

Di sudut rumah ini semuanya di kerjakan.

Hampir selesai.

Bagian dari meja gambar sistim bongkar pasang.

Kemudian jadwal kunjungan ke propinsi propinsi akan mengalami perubahan yang sangat besar. Sudah tidak mengacu pada jadwal yang pernah di muat dalam jurnal. Kunjungan di persingkat langsung menuju kantor Gubernur di setiap propinsi untuk mengakses data. Tidak lagi mengunjungi kantor kantor dinas.

Hingga proses kerja Pembuatan Lukisan Peta Indonesia kalau tadinya total membuat lukisan mulai dari sketsa, pewarnaan hingga mengisi data dalam lukisan di lakukan di setiap Propinsi. Kini mengalami perubahan, lukisan dasar pulau pulau sudah di buat dulu di Jakarta kemudian proses pengisian data dilakukan di propinsi tersebut.

Bahkan untuk nama proyek ini akan berubah. Kalau sebelumnya hanya di sebut Lukisan Peta Indonesia, akan berubah menjadi nama proyeknya Ekspresi Cinta Tanah Air dan temanya Indonesia Nirwana di Katulistiwa. Ekspresi Cinta Tanah Air adalah untuk menyatakan bahwa karya ini adalah sebagai bentuk rasa cinta kepada tanah air dan Indonesia Nirwana di Katulistiwa adalah ungkapan pola pikir dan pandangan dalam satu harapan positif bahwa sejuta warna keindahan nirwana masih dan tetap menyejukkan Indonesia di tengah garis katulistiwa.

04
Mei
08

Edit Surat Untuk Gubernur Prop. DKI Jakarta.

Saya mengalami kesibukan yang  lumayan tinggi tensitasnya untuk semua persiapan memulai realisasi Pembuatan Peta Lukisan Indonesia. Sehingga surat untuk Gubernur Propinsi DKI Jakarta dan beberapa Kepala Kantor Dinas masih tertunda pengirimannya, padahal seharusnya sudah terkirim paling lambat Jumat kemarin. Jumat 02 Mei 2008 malam, surat surat tersebut di edit lagi untuk mempersingkat isi.

 

           

             Berikut ini adalah hasil edit surat untuk Gubernur Propinsi DKI Jakarta.

 

 

Jakarta 29 April 2008

 

No        : 15/SPP/29.IV/08.

Lamp.   : 1

Hal       : Pemberitahuan Kunjungan serta Kegiatan.

               Permohonan Dukungan, Bantuan dan Audiens.

 

Kepada Yth

Gubernur Kepala Daerah Propinsi

DKI Jakarta.

Bapak DR Ing H Fauzi Bowo.

di Jakarta.

           

            Dengan hormat.

Terlebih dahulu ijinkan kami memperkenalkan diri.

           

             Nama                     : Denny Ramagiwa Ratulangi.

            Jenis kelamin          : Pria.

            Usia                        : 39 tahun.

            Status perkawinan   : Menikah.

            Nomor KTP             : 3276022001690001.

            Alamat tinggal         : ………(belum untuk dimuat, kecuali nomor telepon )                                         

                                            Kebayoran Baru Jakarta Selatan

                                            12150.

            Telepon                  : 0815 1007 5007

            

             Saat ini kami sedang merealisasikan satu karya Pembuatan Lukisan Peta Indonesia sebesar 24 X 57 meter bila di gantung. Dan bila dibentangkan dapat mengelilingi lingkar penuh lapangan sepak bola dengan ukuran 3 X 320 meter. Ini adalah ide original dan di kerjakan sendiri sebagai salah satu bentuk kecintaan kami kepada Tanah Air Indonesia. Sekaligus memperingati Satu Abad Hari Kebangkitan Nasional di tahun 2008 ini dan menjelang Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2008.

          

            Satu cita cita dan kerinduan berbuat sesuatu bagi Tanah Air Tercinta. Menyampaikan dan menceritakan terus menerus kepada masyarakat untuk melihat, belajar, mengenali, memahami, menyadari dan semakin mencintai serta mensyukuri seluruh keaneka ragaman kekayaan Bumi Pertiwi. Kekayaan Bangsa yang Besar yang telah di perjuangkan dengan segala daya upaya melewati berabad zaman penjajahan dalam semangat dan kemauan juang yang berlangsung terus menerus hingga menembus satu titik kemerdekaan.

            Lukisan Peta Indonesia ini melukiskan dan menceritakan kekayaan kandungan bumi flora dan fauna, aneka budaya, ragam sejarah peninggalan, peta perjuangan hingga pahlawan pelaku sejarahnya. Serta tentunya hal yang sangat penting adalah peta pariwisata baik yang sudah berjalan maupun yang berpotensi.

           

            Dan untuk mendapatkan data data yang lengkap serta akurat, kami melakukan perjalanan keliling Indonesia ke 33 propinsi. Kami mendatangi kantor kantor dinas terkait data data yang diperlukan untuk mengambil data dan membuat lukisan langsung di tempat tersebut.

 

            Di setiap propinsi yang di kunjungi kami menyempatkan diri bertemu Gubernur dan Kepala Kantor Dinas terkait data data. Dan bila waktu masih memungkinkan juga bertemu dengan Walikota ataupun Bupati. Dengan maksud dan tujuan mendapatkan saran, pendapat, dukungan dan bantuan serta untuk membubuhkan tanda tangannya di atas lukisan bilamana telah selesai pembuatannya.

           

            Dalam perencanaannya setelah selesai, karya ini akan di gantung pada salah satu sisi luar Gedung Gelora Bung Karno (Senayan Jakarta) tepat Hari Kemerdekaan Repulik Indonesia ke 63 tahun, tanggal 17 Agustus 2008.

           

            Kemudian sesudah itu kembali di bawa keliling Indonesia dengan cara pemasangan di bentangkan mengelilingi lapangan sepak bola. Cara ini di pakai karena tidak semua daerah mempunyai tempat yang memadai untuk menggantung Lukisan Peta Indonesia.

 

            Seluruh detail kegiatan harian, apa yang kami kerjakan, dengan siapa kami bertemu dan lain lain yang berhubungan dengan kronologi pembuatan Lukisan Peta Indonesia. Setiap harinya kami perbaharui dan menambah dokumentasi perkembangan terakhir dengan membuat jurnal harian pada web blog kami di alamat http://indonesiatanahairku.wordpress.com Jurnal yang sama kami publikasikan juga dengan cara mengirirm surat elektronik kepada seluruh media televisi, radio dan koran lokal serta nasional.

           

            Adapun maksud dan tujuan surat kami ini adalah untuk menyampaikan rencana kunjungan di Propinsi DKI Jakarta dalam rangka kegiatan tersebut di atas serta :

 

Keinginan untuk                   : Audiens

Dengan maksud dan tujuan  : Mendapatkan dukungan, bantuan serta tanda  tangannya  diatas  lukisan  bilamana

                                                telah selesai pembuatannya.

 

Adapun rencana kunjungan dan kegiatan tersebut pada :

 

Hari / tanggal                       : Senin 05 Mei 2008 sampai dengan

Hari / tanggal                       : Kamis 08 Mei 2008 ( selama 4 hari )

Mengunjungi                       : 1. Kantor Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Propinsi DKI Jakarta.        

                                            2. Kantor Dinas Pariwisata Propinsi DKI Jakarta.                       

                                            3. Kantor Dinas Perindag Prop. DKIJakarta.                               

                                           4. Kantor Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Propinsi DKI Jakarta.                           

                                            5. Kantor Dinas Pertanian dan Kehutanan Propinsi DKI Jakarta.                               

                                      6. Kantor Dinas Pertambangan Propinsi DKI Jakarta.

Bersama ini kami juga sertakan lampiran :

·        Pas photo.

·        Photo copy KTP.

·        Rencana dan Kegiatan Harian.

·        Kebutuhan dan Biaya.

Demikianlah maksud dan tujuan surat kami ini serta mohon maaf bila ada kalimat yang tidak berkenan. Sekian dan terima kasih.

 

 

Hormat kami dan salam cinta Tanah Air.

 

 

       Denny Ramagiwa Ratulangi

       Pelukis      dan       Konseptor

 

 

Tembusan tembusan.

 

  1. Presiden Republik Indonesia di Jakarta.
  2. Wakil Presiden Republik Indonesia di Jakarta.
  3. Kepala Kantor Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Propinsi DKI Jakarta.
  4. Kepala Kantor Dinas Pariwisata Propinsi DKI Jakarta.     
  5. Kepala Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi DKI Jakarta.
  6. Kepala Kantor Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Propinsi DKI Jakarta..               

7.       Kepala Kantor Dinas Pertanian dan Kehutanan Propinsi DKI Jakarta.

8.       Kepala Kantor Dinas Pertambangan Propinsi DKI Jakarta.

 

Dan berikut ini adalah salah satu surat untuk Kepala Kepala Kantor Dinas yang sudah di edit.

Jakarta. 29 April 2008

 

No        : 18/SPP/29.IV/08.

Lamp.   : 1

Hal       : Pemberitahuan Kunjungan serta Kegiatan.

               Permohonan Dukungan, Bantuan dan Audiens.

 

 

Kepada Yth:

Kepala Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi DKI Jakarta.

Bapak Drs. Suharsono, MM

Jl. Gunung Sahari Raya No. 11 Jakarta Pusat,    

 

            Dengan hormat.

Terlebih dahulu ijinkan kami memperkenalkan diri.

           

             Nama                     : Denny Ramagiwa Ratulangi.

            Jenis kelamin          : Pria.

            Usia                        : 39 tahun.

            Status perkawinan   : Menikah.

            Nomor KTP             : 3276022001690001.

            Alamat tinggal         : ………(belum untuk dimuat, kecuali nomor telepon )  

                                            Kebayoran Baru Jakarta Selatan

                                            12150.

            Telepon                  : 0815 1007 5007

            

             Saat ini kami sedang merealisasikan satu karya Pembuatan Lukisan Peta Indonesia sebesar 24 X 57 meter bila di gantung. Dan bila dibentangkan dapat mengelilingi lingkar penuh lapangan sepak bola dengan ukuran 3 X 320 meter. Ini adalah ide original dan di kerjakan sendiri sebagai salah satu bentuk kecintaan kami kepada Tanah Air Indonesia. Sekaligus memperingati Satu Abad Hari Kebangkitan Nasional di tahun 2008 ini dan menjelang Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2008.

          

            Satu cita cita dan kerinduan berbuat sesuatu bagi Tanah Air Tercinta. Menyampaikan dan menceritakan terus menerus kepada masyarakat untuk melihat, belajar, mengenali, memahami, menyadari dan semakin mencintai serta mensyukuri seluruh keaneka ragaman kekayaan Bumi Pertiwi. Kekayaan Bangsa yang Besar yang telah di perjuangkan dengan segala daya upaya melewati berabad zaman penjajahan dalam semangat dan kemauan juang yang berlangsung terus menerus hingga menembus satu titik kemerdekaan.

           

            Lukisan Peta Indonesia ini melukiskan dan menceritakan kekayaan kandungan bumi flora dan fauna, aneka budaya, ragam sejarah peninggalan, peta perjuangan hingga pahlawan pelaku sejarahnya. Serta tentunya hal yang sangat penting adalah peta pariwisata baik yang sudah berjalan maupun yang berpotensi.

           

            Dan untuk mendapatkan data data yang lengkap serta akurat, kami melakukan perjalanan keliling Indonesia ke 33 propinsi. Kami mendatangi kantor kantor dinas terkait data data yang diperlukan untuk mengambil data dan membuat lukisan langsung di tempat tersebut.

 

            Di setiap propinsi yang di kunjungi kami menyempatkan diri bertemu Gubernur dan Kepala Kantor Dinas terkait data data. Dan bila waktu masih memungkinkan juga bertemu dengan Walikota ataupun Bupati. Dengan maksud dan tujuan mendapatkan saran, pendapat, dukungan dan bantuan serta untuk membubuhkan tanda tangannya di atas lukisan bilamana telah selesai pembuatannya.

           

            Dalam perencanaannya setelah selesai, karya ini akan di gantung pada salah satu sisi luar Gedung Gelora Bung Karno (Senayan Jakarta) tepat Hari Kemerdekaan Repulik Indonesia ke 63 tahun, tanggal 17 Agustus 2008.

           

            Kemudian sesudah itu kembali di bawa keliling Indonesia dengan cara pemasangan di bentangkan mengelilingi lapangan sepak bola. Cara ini di pakai karena tidak semua daerah mempunyai tempat yang memadai untuk menggantung Lukisan Peta Indonesia.

 

            Seluruh detail kegiatan harian, apa yang kami kerjakan, dengan siapa kami bertemu dan lain lain yang berhubungan dengan kronologi pembuatan Lukisan Peta Indonesia. Setiap harinya kami perbaharui dan menambah dokumentasi perkembangan terakhir dengan membuat jurnal harian pada web blog kami di alamat http://indonesiatanahairku.wordpress.com Jurnal yang sama kami publikasikan juga dengan cara mengirirm surat elektronik kepada seluruh media televisi, radio dan koran lokal serta nasional.

           

            Adapun maksud dan tujuan surat kami ini adalah untuk menyampaikan rencana kunjungan di Propinsi DKI Jakarta dalam rangka kegiatan tersebut di atas serta :

 

Keinginan untuk                   : Audiens

Dengan maksud dan tujuan  : Mendapatkan dukungan, bantuan serta tanda  tangannya  diatas  lukisan  bilamana

                                                telah selesai pembuatannya.

 

Adapun rencana kunjungan dan kegiatan tersebut pada :

 

Hari / tanggal                       : Rabu 07 Mei 2008

Jam                                    : Sampai dengan selesai.

Mengunjungi                       : Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi DKI Jakarta.

 

                                              

Bersama ini kami juga sertakan lampiran :

·        Pas photo.

·        Photo copy KTP.

·        Rencana dan Kegiatan Harian.

·        Kebutuhan dan Biaya.

 

Demikianlah maksud dan tujuan surat kami ini serta mohon maaf bila ada kalimat yang tidak berkenan. Sekian dan terima kasih.

 

 

Hormat kami dan salam cinta Tanah Air.

 

 

 

Denny Ramagiwa Ratulangi

Pelukis      dan       Konseptor

 

Tembusan tembusan :

1.       Presiden Republik Indonesia di Jakarta.

2.       Wakil Presiden Republik Indonesia di Jakarta.

3.       Gubernur Propinsi DKI Jakarta.

 

 

 

01
Mei
08

Ekspresi Cinta Tanah Air.

Mengekspresikan rasa Cinta Tanah Air dalam bentuk Lukisan Peta Indonesia yang menceritakan…………………………… tentang Bumi Pertiwi.

Ukurannya 24 X 57 meter, dan bila di bentangkan bisa menutupi lingkar penuh lapangan sepak bola sepanjang 3 X 320 meter !

01
Mei
08

Membawa surat di DKI Jakarta.

Kemarin, Rabu 30 April 2008 seluruh surat untuk Presiden dan Wakil Presiden, Gubernur serta 6 kantor dinas yang ada hubungannya dgn data untuk Pembuatan Lukisan Peta Indonesia baru selesai sore sekitar jam 14:35. Pengalaman yang baik, bahwa administrasi mempunyai tantangan tersendiri untuk mendapatkan hasil yang baik. Proses dan pekerjaan dari konsep, ketik, edit, photo copy, memasukkan ke dalam amplop hingga pengiriman semua dilakukan sendiri, dan ternyata cukup memerlukan perhatian serta waktu tersendiri. Namun demikian semangat slalu prima dalam mengerjakan semuanya. Dan berikut laporannya.

14:55 Tiba di Kantor Dinas Pariwisata Propinsi DKI Jakarta Jl. Kuningan Barat No. 2, Jakarta Selatan. Ruang penerimaan surat ada di lantai dasar, samping kiri ruang tunggu. Di persilahkan duduk dan di terima dengan baik, sopan dan ramah oleh Ibu Sri Rejeki. Sesudah mendapatkan tanda terima dan berbincang sedikit, saya pamitan.

15:30 Tiba di Kantor Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Propinsi DKI Jakarta. Gedung Nyi Ageng Serang, Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C 22 Kuningan Jakarta Selatan. Ruang penerimaan surat ada di lantai 3 belok kiri sesudah keluar dari lift. Diterima oleh Bapak M. Sani, di meja kerjanya hanya ada 1 kursi saja untuk Bapak M. Sani. Jadi pembawa surat atau siapaun yang bertemu dengannya jelas harus berdiri. Dan ketika saya bertanya apakah ada kursi untuk duduk, di jawab tidak ada. Padahal 3 meter samping kanan saya ada kursi kosong yang tidak di gunakan. Tentunya tidak sopan bila saya harus mengambil tanpa minta ijin. Sesudah menerima tanda terima saya pamitan.

Dari kantor tersebut saya menuju ke arah Silang Monas melewati jalan HR Rasuna Said ( Kawasan Kuningan ) berputar di depan Gedung Granadi. Sebelum melewati jembatan Casablanca, hujan deras turun. Terpaksa berhenti sebentar untuk saya menggunakan mantel hujan. Jam sudah menunjukan pukul 16:45. Sedikit berpikir apakah akan melanjutkan perjalanan menuju kawasan Monas karena hari sudah sore. Tapi sambil menghitung waktu dan melihat kebutuhan, saya memutuskan melanjutkan perjalanan menuju Kawasan Monas. Setidaknya kalaupun kantor sudah tutup bisa mendapatka info tentang apakah alamat yang di tuju benar. Hujan deras sepanjang jalan, namun hingga di depan Kawasan Monas tepatnya depan Kantor Gubernur, hujan sudah reda

18:20 Tepat di depan Kantor Gubernur. Info di pos penjagaan, bagian penerimaan surat lantai V sudah tutup. Saya melanjutkan perjalanan memutari setengah lingkar Kawasan Monas, dan tiba di Gedung Sekneg Jl. Veteran No 18 Jakarta 10110. Disini ada bagian penerimaan surat untuk Presiden RI. Ruang atau bagian penerimaan surat berada di basement.

Bagian depan kantor Sekneg, sisi samping dan pintu masuk menuju ruang penerimaan surat.

18:30 Loket penerimaan surat sudah tutup, tapi ruang kerja masih ada beberapa pegawai. Diterima oleh Bapak Sutrisno, sambil duduk saya mencoba bertanya dan sedikit menjelaskan maksud serta tujuan. Setelah membuka dan periksa surat, saya mendapatkan koreksi untuk merubah beberapa alamat tujuan surat tembusan. Wah, beruntung sekali bisa mendapatkan koreksi untuk hasil yang terbaik. Akhirnya surat untuk Presiden saya bawa kembali untuk di betulkan, khusus hanya surat tembusan saja yang akan di perbaiki. Dan hari Jumat akan di bawa kembali. Setelah mengucapkan terima kasih, saya pamitan.

Demikian jurnal kegiatan hari Kamis 30 April 2008

30
Apr
08

pkl 02:28. baru selesai

Sudah jelang dini hari. Saya sudah harus ke tempat tidur untuk istirahat. Besok semua surat surat sudah harus terkirim.

30
Apr
08

Persiapan untuk DKI Jakarta.

Malam sudah mulai larut. Saya masih sibuk memfile surat surat yang tadi selesai di ketik untuk :

  1. Presiden Republik Indonesia Bapak Dr.H. Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta.
  2. Wakil Presiden Republik Indonesia Drs.H. Muhammad Jusuf Kalla di Jakarta.

<!–[if !supportLists]–>3. <!–[endif]–>Gubernur Kepala Daerah Propinsi DKI Jakarta Bapak DR Ing H Fauzi Bowo di Jl. Merdeka Selatan Blok.8-9 Jakarta Pusat.

  1. Kepala Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Propinsi DKI Jakarta Pinondang Simanjuntak, SH, M.Si di Gedung Nyi Ageng Serang Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C 22 Kuningan Jakarta Selatan.
  2. Kepala Dinas Pariwisata Propinsi DKI Jakarta Dr. Arie Budiman, M.Si di Jl. Kuningan Barat No. 2, Jakarta Selatan.
  3. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi DKI Jakarta Drs. Suharsono, MM di Jl. Gunung Sahari Raya No. 11 Jakarta Pusat.
  4. Kepala Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Propinsi DKI Jakarta drh. Edy Setiarto, Msi di Jl. Gunung Sahari Raya No. 11 Jakarta Pusat.
  5. Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Propinsi DKI Jakarta Ir. Maurits Napitupulu di Jl. Gunung Sahari Raya No. 11, Jakarta Pusat.
  6. Kepala Dinas Pertambangan Propinsi DKI Jakarta Ir. Peni Susanti Dipl. Est di Jl. Raya Jatinegara Timur No. 55 Jakarta Timur.

 

Melihat perkembangan yang terjadi sampai malam ini, ada kemungkinan terjadi perubahan untuk jadwal kunjungan ke 33 propinsi di Indonesia seperti jadwal yang sudah saya lampirkan dalam jurnal tanggal 16 April 2008. Jadwal tersebut sengaja tidak saya hapus untuk menjadi bahan perbandingan terhadap realisasi yang sudah terlaksana. Segala daya upaya di lakukan untuk mewujudkan impian yang sudah lama terpendam dalam ruang cita cita. Sadar sepenuhnya bahwa segala sesuatu mempunyai ruang dan waktunya sendri. Proses terhadapnya berjalan terus, berpikir, mengevaluasi, bekerja, bergerak dana melakukan apa saja yang berhubungan dengan impian.

Berikut ini adalah copy surat untuk Presiden RI.

Jakarta 29 April 2008.

Kepada yth :

Presiden Republik Indonesia.

Bapak Dr.H. Susilo Bambang Yudhoyono

Di Jakarta.

Dengan hormat.

Terlebih dahulu ijinkan kami memperkenalkan diri.

Nama : Denny Ramagiwa Ratulangi.

Jenis kelamin : Pria.

Usia : 39 tahun.

Status perkawinan : Menikah.

Nomor KTP : 3276022001690001.

Alamat tinggal : …………………….. ( sementara belum untuk di muat, kecuali nomor telepon )

Kebayoran Baru Jakarta Selatan

12150.

Telepon : 0815 1007 5007

Saat ini kami sedang merealisasikan satu karya Pembuatan Lukisan Peta Indonesia sebesar 24 X 57 meter bila di gantung. Atau menjadi 3 X 320 meter bila di bentangkan, ukuran ini sama dengan memanjang melingkari penuh lapangan sepak bola dengan ukuran 103 X 65 meter. Ini adalah ukuran Lukisan Peta terbesar di Indonesia dan bahkan di dunia. Ide original ini di kerjakan sebagai salah satu bentuk kecintaan kami kepada Tanah Air Indonesia. Sekaligus memperingati Satu Abad Hari Kebangkitan Nasional di tahun 2008 ini.

Satu cita cita dan kerinduan berbuat sesuatu bagi Tanah Air Tercinta. Menyampaikan dan menceritakan kepada masyarakat untuk semakin mengenali dan mencintai serta mensyukuri seluruh keaneka ragaman kekayaan Bumi Pertiwi. Dan kami meyakini dengan ukuran sebesar, selebar dan sepanjang itu dapat menarik perhatian masyarakat untuk melihat, belajar, memahami dan semakin menyadari secara utuh, inilah Bangsa yang besar. Negara Kepulauan Indonesia.

Lukisan Peta Indonesia ini melukiskan dan menceritakan kekayaan kandungan bumi flora dan fauna, aneka budaya, ragam sejarah peninggalan, peta perjuangan hingga pahlawan pelaku sejarahnya. Serta tentunya hal yang sangat penting adalah peta pariwisata baik yang sudah berjalan maupun yang berpotensi. Dan untuk mendapatkan data data yang lengkap serta akurat, kami melakukan perjalanan keliling Indonesia ke 33 propinsi. Kami mendatangi Kantor Dinas / Wilayah terkait data data yang diperlukan. Mengambil data dan membuat lukisan langsung di tempat tersebut.

Sebagai satu bentuk rasa Cinta Tanah Air dan kenang kenangan serta tanda telah turut berpartisipasi pada pembuatan Lukisan Peta Indonesia. Setiap Gubernur Kepala Daerah, tidak menutup kemungkinan untuk Walikota atau Bupati. Kepala Kantor Dinas Atau Kepala Kantor Wilayah kami sediakan ruang khusus dalam Lukisan Peta Indonesia sesuai dengan daerahnya untuk membubuhkan tanda tangan dan nama lengkapnya.

Dalam perencanaan setelah selesai, Lukisan Peta Indonesia akan di gantung pada sisi luar Gedung Gelora Bung Karno ( Senayan Jakarta ) tepat pada Hari Kemerdekaan Repulik Indonesia ke 63 tahun tanggal 17 Agustus 2008. Kemudian sesudah itu kembali di bawa keliling Indonesia dengan cara pemasangan di bentangkan mengelilingi lapangan sepak bola. Cara ini di pakai karena tidak semua daerah mempunyai tempat yang memadai untuk menggantung Lukisan Peta Indonesia.

Selain untuk mendapatkan data yang akurat, kami juga mencari dukungan, sponsor sponsor serta menggalang dana dengan melakukan perjalanan keliling Indonesia ke 33 propinsi. Bertemu Gubernur, bila memungkinkan Walikota maupun Bupati, Kepala Kantor Wilayah atau Kepala Kantor Dinas terkait data data pembuatan Lukisan Peta Indonesia.

Seluruh detail kegiatan harian, apa yang kami kerjakan, dengan siapa kami bertemu dll yang berhubungan dengan kronologi pembuatan Lukisan Peta Indonesia. Setiap harinya kami perbaharui dan menambah dokumentasi perkembangan terakhir dengan membuat jurnal harian pada web blog kami di alamat http://indonesiatanahairku.wordpress.com Jurnal yang sama kami publikasikan juga dengan cara mengirirm surat elektronik kepada seluruh media televisi, radio dan koran lokal serta nasional.

Bersama ini kami juga melampirkan Pas photo, Photo copy KTP, Rencana Kegiatan Harian, Kebutuhan dan Biaya serta Lembar untuk di isi dengan saran, kesan, tanggapan, ataupun bila berkenan mendapatkan bantuan maupun sumbangan tertulis.

Dalam kesempatan melalui surat ini. Kami memohon ijin untuk mendapatkan waktu dan kesempatan Audiens dengan Presiden Republik Indonesia Bapak Dr.H. Susilo Bambang Yudhoyono. Mengenai waktu kami serahkan kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Dr.H. Susilo Bambang Yudhoyono.

Dengan maksud dan tujuan mendapatkan saran, dukungan dan bila berkenan mendapatkan bantuan maupun sumbangan sehubungan dengan kegiatan pembuatan Lukisan Peta Indonesia dengan besar ukuran 24 X 57 meter. Ini adalah ukuran Lukisan Peta terbesar di Indonesia dan di dunia. Ide original ini di kerjakan sendiri sebagai salah satu bentuk kecintaan kami kepada Tanah Air Indonesia. Sekaligus memperingati Satu Abad Hari Kebangkitan Nasional di tahun 2008 ini.

Demikianlah maksud dan tujuan surat kami. Mohon maaf yang sebesar besarnya bila ada kalimat yang kurang berkenan. Sekian dan terima kasih.

Hormat kami dan salam Cinta Tanah Air

Denny Ramagiwa Ratulangi

Konseptor dan Pelukis

Ini adalah copy surat untuk Wakil Presiden RI. Isinya tidak jauh berbeda.

Jakarta 29 April 2008.

Kepada yth :

Wakil Presiden Republik Indonesia.

Drs.H. Muhammad Jusuf Kalla

Di Jakarta.

Dengan hormat.

Terlebih dahulu ijinkan kami memperkenalkan diri.

Nama : Denny Ramagiwa Ratulangi.

Jenis kelamin : Pria.

Usia : 39 tahun.

Status perkawinan : Menikah.

Nomor KTP : 3276022001690001.

Alamat tinggal : ………………………

Kebayoran Baru Jakarta Selatan

12150.

Telepon : 0815 1007 5007

Saat ini kami sedang merealisasikan satu karya Pembuatan Lukisan Peta Indonesia sebesar 24 X 57 meter bila di gantung. Atau menjadi 3 X 320 meter bila di bentangkan, ukuran ini sama dengan memanjang melingkari penuh lapangan sepak bola dengan ukuran 103 X 65 meter. Ini adalah ukuran Lukisan Peta terbesar di Indonesia dan bahkan di dunia. Ide original ini di kerjakan sebagai salah satu bentuk kecintaan kami kepada Tanah Air Indonesia. Sekaligus memperingati Satu Abad Hari Kebangkitan Nasional di tahun 2008 ini.

Satu cita cita dan kerinduan berbuat sesuatu bagi Tanah Air Tercinta. Menyampaikan dan menceritakan kepada masyarakat untuk semakin mengenali dan mencintai serta mensyukuri seluruh keaneka ragaman kekayaan Bumi Pertiwi. Dan kami meyakini dengan ukuran sebesar, selebar dan sepanjang itu dapat menarik perhatian masyarakat untuk melihat, belajar, memahami dan semakin menyadari secara utuh, inilah Bangsa yang besar. Negara Kepulauan Indonesia

Lukisan Peta Indonesia ini melukiskan dan menceritakan kekayaan kandungan bumi flora dan fauna, aneka budaya, ragam sejarah peninggalan, peta perjuangan hingga pahlawan pelaku sejarahnya. Serta tentunya hal yang sangat penting adalah peta pariwisata baik yang sudah berjalan maupun yang berpotensi. Dan untuk mendapatkan data data yang lengkap serta akurat, kami melakukan perjalanan keliling Indonesia ke 33 propinsi. Kami mendatangi Kantor Dinas / Wilayah terkait data data yang diperlukan. Mengambil data dan membuat lukisan langsung di tempat tersebut.

Sebagai satu bentuk rasa Cinta Tanah Air dan kenang kenangan serta tanda telah turut berpartisipasi pada pembuatan Lukisan Peta Indonesia. Setiap Gubernur Kepala Daerah, tidak menutup kemungkinan untuk Walikota atau Bupati. Kepala Kantor Dinas Atau Kepala Kantor Wilayah kami sediakan ruang khusus dalam Lukisan Peta Indonesia sesuai dengan daerahnya untuk membubuhkan tanda tangan dan nama lengkapnya.

Dalam perencanaan setelah selesai, Lukisan Peta Indonesia akan di gantung pada sisi luar Gedung Gelora Bung Karno ( Senayan Jakarta ) tepat pada Hari Kemerdekaan Repulik Indonesia ke 63 tahun tanggal 17 Agustus 2008. Kemudian sesudah itu kembali di bawa keliling Indonesia dengan cara pemasangan di bentangkan mengelilingi lapangan sepak bola. Cara ini di pakai karena tidak semua daerah mempunyai tempat yang memadai untuk menggantung Lukisan Peta Indonesia.

Selain untuk mendapatkan data yang akurat, kami juga mencari dukungan, sponsor sponsor serta menggalang dana dengan melakukan perjalanan keliling Indonesia ke 33 propinsi. Bertemu Gubernur, bila memungkinkan Walikota maupun Bupati, Kepala Kantor Wilayah atau Kepala Kantor Dinas terkait data data pembuatan Lukisan Peta Indonesia.

Seluruh detail kegiatan harian, apa yang kami kerjakan, dengan siapa kami bertemu dll yang berhubungan dengan kronologi pembuatan Lukisan Peta Indonesia. Setiap harinya kami perbaharui dan menambah dokumentasi perkembangan terakhir dengan membuat jurnal harian pada web blog kami di alamat http://indonesiatanahairku.wordpress.com Jurnal yang sama kami publikasikan juga dengan cara mengirirm sur elektronik kepada seluruh media televisi, radio dan koran lokal serta nasional.

Bersama ini kami juga melampirkan Pas photo, Photo copy KTP, Rencana Kegiatan Harian, Kebutuhan dan Biaya serta Lembar untuk di isi dengan saran, kesan, tanggapan, ataupun bila berkenan mendapatkan bantuan maupun sumbangan tertu

Dalam kesempatan melalui surat ini. Kami memohon ijin untuk mendapatkan waktu dan kesempatan Audiens dengan Wakil Presiden Republik Indonesia Bapak Drs.H. Muhammad Jusuf Kalla. Mengenai waktu kami serahkan kepada Wakil Presiden Republik Indonesia Bapak Drs.H. Muhammad Jusuf Kalla.

Dengan maksud dan tujuan mendapatkan saran, dukungan dan bila berkenan mendapatkan bantuan maupun sumbangan sehubungan dengan kegiatan pembuatan Lukisan Peta Indonesia dengan besar ukuran 24 X 57 meter. Ini adalah ukuran Lukisan Peta terbesar di Indonesia dan di dunia. Ide original ini di kerjakan sendiri sebagai salah satu bentuk kecintaan kami kepada Tanah Air Indonesia. Sekaligus memperingati Satu Abad Hari Kebangkitan Nasional di tahun 2008 ini.

Demikianlah maksud dan tujuan surat kami. Mohon maaf yang sebesar besarnya bila ada kalimat yang kurang berkenan. Sekian dan terima kasih.

Hormat kami dan salam Cinta Tanah Air

Denny Ramagiwa Ratulangi

Konseptor dan Pelukis

Ini adalah surat untuk Gubernur Kepala Daerah Propinsi DKI Jakarta.

Jakarta 29 April 2008
Kepada yth

Gubernur Kepala Daerah Propinsi

DKI Jakarta.

Bapak DR Ing H Fauzi Bowo.

di Jakarta.

Dengan hormat.

Terlebih dahulu ijinkan kami memperkenalkan diri.

Nama : Denny Ramagiwa Ratulangi.

Jenis kelamin : Pria.

Usia : 39 tahun.

Status perkawinan : Menikah.

Nomor KTP : 3276022001690001.

Alamat tinggal :………………………………………..

Kebayoran Baru Jakarta Selatan

12150.

Telepon : 0815 1007 5007

Saat ini kami sedang merealisasikan satu karya Pembuatan Lukisan Peta Indonesia sebesar 24 X 57 meter bila di gantung. Atau menjadi 3 X 320 meter bila di bentangkan, ukuran ini sama dengan memanjang melingkari penuh lapangan sepak bola dengan ukuran 103 X 65 meter. Ini adalah ukuran Lukisan Peta terbesar di Indonesia dan bahkan di dunia. Ide original ini di kerjakan sebagai salah satu bentuk kecintaan kami kepada Tanah Air Indonesia. Sekaligus memperingati Satu Abad Hari Kebangkitan Nasional di tahun 2008 ini.

Satu cita cita dan kerinduan berbuat sesuatu bagi Tanah Air Tercinta. Menyampaikan dan menceritakan kepada masyarakat untuk semakin mengenali dan mencintai serta mensyukuri seluruh keaneka ragaman kekayaan Bumi Pertiwi. Dan kami meyakini dengan ukuran sebesar, selebar dan sepanjang itu dapat menarik perhatian masyarakat untuk melihat, belajar, memahami dan semakin menyadari secara utuh, inilah Bangsa yang besar. Negara Kepulauan Indonesia.

Lukisan Peta Indonesia ini melukiskan dan menceritakan kekayaan kandungan bumi flora dan fauna, aneka budaya, ragam sejarah peninggalan, peta perjuangan hingga pahlawan pelaku sejarahnya. Serta tentunya hal yang sangat penting adalah peta pariwisata baik yang sudah berjalan maupun yang berpotensi. Dan untuk mendapatkan data data yang lengkap serta akurat, kami melakukan perjalanan keliling Indonesia ke 33 propinsi. Kami mendatangi kantor dinas terkait data data yang diperlukan. Mengambil data dan membuat lukisan langsung di tempat tersebut.

Sebagai satu bentuk rasa Cinta Tanah Air dan kenang kenangan serta tanda telah turut berpartisipasi pada pembuatan Lukisan Peta Indonesia. Setiap Gubernur Kepala Daerah, tidak menutup kemungkinan untuk Walikota atau Bupati. Kepala Kantor Wilayah Atau Kepala Kantor Dinas kami sediakan ruang khusus dalam Lukisan Peta Indonesia sesuai dengan daerahnya untuk membubuhkan tanda tangan dan nama lengkapnya.

Dalam perencanaan setelah selesai, Lukisan Peta Indonesia akan di gantung pada sisi luar Gedung Gelora Bung Karno ( Senayan Jakarta ) tepat pada Hari Kemerdekaan Repulik Indonesia ke 63 tahun tanggal 17 Agustus 2008. Kemudian sesudah itu kembali di bawa keliling Indonesia dengan cara pemasangan di bentangkan mengelilingi lapangan sepak bola. Cara ini di pakai karena tidak semua daerah mempunyai tempat yang memadai untuk menggantung Lukisan Peta Indonesia.

Selain untuk mendapatkan data yang akurat, kami juga mencari dukungan, sponsor sponsor serta menggalang dana dengan melakukan perjalanan keliling Indonesia ke 33 propinsi. Bertemu Gubernur, bila memungkinkan Walikota maupun Bupati, Kepala Kantor Wilayah atau Kepala Kantor Dinas terkait data data pembuatan Lukisan Peta Indonesia.

Seluruh detail kegiatan harian, apa yang kami kerjakan, dengan siapa kami bertemu dll yang berhubungan dengan kronologi pembuatan Lukisan Peta Indonesia. Setiap harinya kami perbaharui dan menambah dokumentasi perkembangan terakhir dengan membuat jurnal harian pada web blog kami di alamat http://indonesiatanahairku.wordpress.com Jurnal yang sama kami publikasikan juga dengan cara mengirirm surat elektronik kepada seluruh media televisi, radio dan koran lokal serta nasional.

Dalam kesempatan melalui surat ini, kami memohon ijin sekaligus menyampaikan bahwa pada :

Hari / tanggal : Senin 05 Mei 2008 sampai dengan

Hari / tanggal : Kamis 08 Mei 2008 ( selama 4 hari ) kami akan berada di

Propinsi : Daerah Khusus Ibukota Jakarta mengunjungi Kantor Dinas terkait data yang di butuhkan untuk mengambil data sekaligus membuat lukisan di tempat tersebut. Kantor Kantor Dinas yang akan kami kunjungi adalah sebagai berikut :

1. Kantor Dinas Kebudayaan dan Permuseuman.

2. Kantor Dinas Pariwisata.

3. Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan

4. Kantor Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan

5. Kantor Dinas Pertanian dan Kehutanan

6. Kantor Dinas Pertambangan.

Bersama ini kami juga melampirkan Pas photo, Photo copy KTP, Rencana Kegiatan Harian, Kebutuhan dan Biaya serta Lembar untuk di isi dengan saran, kesan, tanggapan, ataupun bila berkenan mendapatkan bantuan maupun sumbangan tertulis.

Sangat besar harapan selama mengunjungi Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta kami mendapatkan kesempatan untuk Audiens dengan Gubernur Kepala Daerah Khusus Ibu Jakarta Dengan maksud dan tujuan mendapatkan saran, dukungan dan bila berkenan mendapatkan bantuan maupun sumbangan sehubungan dengan kegiatan pembuatan Lukisan Peta Indonesia dengan besar ukuran 24 X 57 meter. Ini adalah ukuran Lukisan Peta terbesar di Indonesia dan di dunia. Ide original ini di kerjakan sebagai salah satu bentuk kecintaan kami kepada Tanah Air Indonesia. Sekaligus memperingati Satu Abad Hari Kebangkitan Nasional di tahun 2008 ini.

Demikianlah maksud dan tujuan surat kami ini serta mohon maaf bila ada kalimat yang tidak berkenan. Sekian dan terima kasih.

Hormat kami dan salam cinta Tanah Air.

Denny Ramagiwa Ratulangi

Konseptor dan Pelukis

 

Tembusan tembusan.

  1. Presiden Republik Indonesia di Jakarta.
  2. Wakil Presiden Republik Indonesia di Jakarta.
  3. Kantor Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Propinsi DKI Jakarta.
  4. Kantor Dinas Pariwisata Propinsi DKI Jakarta.
  5. Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi DKI Jakarta.
  6. Kantor Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Propinsi DKI Jakarta..

<!–[if !supportLists]–>7. <!–[endif]–>Kantor Dinas Pertanian dan Kehutanan Propinsi DKI Jakarta.

<!–[if !supportLists]–>8. <!–[endif]–>Kantor Dinas Pertambangan Propinsi DKI Jakarta.


Dan berikut ini adalah surat untuk Kepala Kantor Dinas tersebut di atas.

Jakarta. 29 April 2008

Kepada yth:

Dengan hormat.

Terlebih dahulu ijinkan kami memperkenalkan diri.

Nama : Denny Ramagiwa Ratulangi.

Jenis kelamin : Pria.

Usia : 39 tahun.

Status perkawinan : Menikah.

Nomor KTP : 3276022001690001.

Alamat tinggal : ……………………………………

Kebayoran Baru Jakarta Selatan

12150.

Telepon : 0815 1007 5007

Saat ini kami sedang merealisasikan satu karya Pembuatan Lukisan Peta Indonesia sebesar 24 X 57 meter bila di gantung. Atau menjadi 3 X 320 meter bila di bentangkan, ukuran ini sama dengan memanjang melingkari penuh lapangan sepak bola dengan ukuran 103 X 65 meter. Ini adalah ukuran Lukisan Peta terbesar di Indonesia dan bahkan di dunia. Ide original ini di kerjakan sebagai salah satu bentuk kecintaan kami kepada Tanah Air Indonesia. Sekaligus memperingati Satu Abad Hari Kebangkitan Nasional di tahun 2008 ini.

Satu cita cita dan kerinduan berbuat sesuatu bagi Tanah Air Tercinta. Menyampaikan dan menceritakan kepada masyarakat untuk semakin mengenali dan mencintai serta mensyukuri seluruh keaneka ragaman kekayaan Bumi Pertiwi. Dan kami meyakini dengan ukuran sebesar, selebar dan sepanjang itu dapat menarik perhatian masyarakat untuk melihat, belajar, memahami dan semakin menyadari secara utuh, inilah Bangsa yang besar. Negara Kepulauan Indonesia.

Lukisan Peta Indonesia ini melukiskan dan menceritakan kekayaan kandungan bumi flora dan fauna, aneka budaya, ragam sejarah peninggalan, peta perjuangan hingga pahlawan pelaku sejarahnya. Serta tentunya hal yang sangat penting adalah peta pariwisata baik yang sudah berjalan maupun yang berpotensi. Dan untuk mendapatkan data data yang lengkap serta akurat, kami melakukan perjalanan keliling Indonesia ke 33 propinsi. Kami mendatangi Kantor Dinas / Wilayah terkait data data yang diperlukan. Mengambil data dan membuat lukisan langsung di tempat tersebut.

Sebagai satu bentuk rasa Cinta Tanah Air dan kenang kenangan serta tanda telah turut berpartisipasi pada pembuatan Lukisan Peta Indonesia. Setiap Gubernur Kepala Daerah, tidak menutup kemungkinan untuk Walikota atau Bupati. Kepala Kantor Dinas Atau Kepala Kantor Wilayah kami sediakan ruang khusus dalam Lukisan Peta Indonesia sesuai dengan daerahnya untuk membubuhkan tanda tangan dan nama lengkapnya.

Dalam perencanaan setelah selesai, Lukisan Peta Indonesia akan di gantung pada sisi luar Gedung Gelora Bung Karno ( Senayan Jakarta ) tepat pada Hari Kemerdekaan Repulik Indonesia ke 63 tahun tanggal 17 Agustus 2008. Kemudian sesudah itu kembali di bawa keliling Indonesia dengan cara pemasangan di bentangkan mengelilingi lapangan sepak bola. Cara ini di pakai karena tidak semua daerah mempunyai tempat yang memadai untuk menggantung Lukisan Peta Indonesia.

Selain untuk mendapatkan data yang akurat, kami juga mencari dukungan, sponsor sponsor serta menggalang dana dengan melakukan perjalanan keliling Indonesia ke 33 propinsi. Bertemu Gubernur, Kepala kantor Dinad atau Kepala Kantor Wilayah terkait data data pembuatan Lukisan Peta Indonesia. Bila memungkinkan juga bertemu Walikotamadya maupun Bupati.

Seluruh detail kegiatan harian, apa yang kami kerjakan, dengan siapa kami bertemu dll yang berhubungan dengan kronologi pembuatan Lukisan Peta Indonesia. Setiap harinya kami perbaharui dan menambah dokumentasi perkembangan terakhir dengan membuat jurnal harian pada web blog kami di alamat http://indonesiatanahairku.wordpress.com Jurnal yang sama kami publikasikan juga dengan cara mengirirm surat elektronik kepada seluruh media televisi, radio dan koran lokal serta nasional.

Dalam kesempatan melalui surat ini, kami memohon ijin sekaligus menyampaikan bahwa pada :

Hari / tanggal : Kamis 08 Mei 2008

Sejak jam : s/d selesainya

Kami akan berada di Kantor Dinas Pertambangan Propinsi DKI Jakarta.

Untuk melakukan kegiatan mengambil data dan secara langsung membuat Lukisan Peta Indonesia. Dan adapun ruang yang kami butuhkan bisa di dalam ataupun di luar ruang dengan luas 2 X 2 meter saja.

Bersama ini kami juga melampirkan : 1. Identitas diri Pas photo, Photo copy KTP, 2. Rencana Kegiatan Harian, 3. Kebutuhan dan Biaya, 4. Lembar untuk di isi dengan Saran, Kesan, Tanggapan, Bantuan ataupun Sumbangan tertulis.

Demikianlah maksud dan tujuan surat kami. Dengan harapan mendapatkan dukungan dan bantuan. Mohon maaf yang sebesar besarnya bila ada kalimat yang kurang berkenan. Sekian dan terima kasih.

Hormat kami dan salam Cinta Tanah Air

 

Denny Ramagiwa Ratulangi

Konseptor dan Pelukis

Ini adalah lampiran yang terlampir ke seluruh surat surat tersebut di atas.

A. Rencana dan Kegiatan Harian

Rencana dan kegiatan harian kedepan dalam kunjungan ke 33 Propinsi hingga selesainya adalah sebagai berikut:

1. <!–[endif]–>Mengirim surat pemberitahuan Ide, Dasar Pemikiran, Rencana dan Konsep kepada Presiden, Wakil Presiden RI, Menteri menteri Departemen terkait, Gubernur, Walikota, Bupati dan Kepala Kantor terkait data yang di butuhkan di 33 propinsi dengan tembusan tembusannya,

<!–[if !supportLists]–>2. <!–[endif]–>Membuat Jurnal harian setiap pagi atau sore dan malam hari mengenai rencana kunjungan serta kegiatan. Kemudian pada sore atau malam hari meng up date realisasi seluruh kronologi kegiatan satu hari tersebut. Jurnal dan Dokumentasi dapat di akses pada website blog kami di alamat http://indonesiatanahairku.wordpress.com Dan dengan jurnal yang sama kami kirimkan juga melalui email ke Media Televisi, Radio serta Koran Lokal maupun Nasional.

<!–[if !supportLists]–>3. <!–[endif]–>Setiap Propinsi yang di kunjungi, kami berharap setiap pimpinan tersebut di atas bersedia membubuhkan tanda tangannya pada salah satu bagian Lukisan Peta Indonesia, setelah data yang kami ambil di propinsi tersebut selesai di lukis. Sekaligus juga di harapkan Gubernur memberikan satu semboyan ataupun kalimat dalam bahasa daerahnya yang bila di terjemahkan ke bahasa Indonesia menjadi kalimat SAYA CINTA INDONESIA, sebagai ungkapan rasa cinta Tanah Air. Sehingga nantinya akan terkumpul sekitar 33 ungkapan bahasa daerah yang menyatakan Aku Cinta Indonesia.

<!–[if !supportLists]–>4. <!–[endif]–>Sekaligus dalam kegitan ini kami sangat berkeinginan mengkoleksi lambang ataupun pin setiap propinsi yang kami kunjungi.

<!–[if !supportLists]–>5. <!–[endif]–>Targetnya, Lukisan Peta Indonesia ini akan di sisi luar Gedung Olah Raga Bung Karno Jakarta tepat pada Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 2008. Melihat waktu yang tersedia adalah tiga bulan kerja dihitung sejak bulan April. Maka kami sangat mengoptimalkan waktu yang tersedia untuk mencapai target tersebut. Adapun jadwal lengkap perjalanan kunjungan ke 33 propinsi dapat dilihat pada lampiran.

Setelah Lukisan Peta Indonesia selesai secara keseluruhan dengan ukuran 24 X 57 meter. Lukisan tersebut kami bawa kembali ke Jakarta untuk dalam perencanaannya di gantung di sisi luar Gedung Olah Raga Bung Karno (Istora Senayan) selama beberapa hari.

6. <!–[endif]–>Lamanya hari kegiatan di Gedung Olah Raga Bung Karno belum bisa di perkirakan. Mengingat kemungkinan terjadinya perkembangan sangat besar yang akan melibatkan perwakilan perwakilan propinsi dan departemen departemen terkait dan lain lainnya dalam paket acara tersebut.

Kemudian sesudah itu di bawa keliling Indonesia mengunjungi setiap Propinsi dan di pasang memanjang melingkari lapangan sepak bola dengan ukuran menjadi 3 X 320 meter selama beberapa hari.

7. <!–[endif]–>Lamanya kunjungan ke setiap propinsi setelah lukisan selesai masih belum terencana. Masih melihat perkembangan selanjutnya. Karena besar kemungkinan terjadi perkembangan sangat besar, antara lain kemungkinan adanya acara acara tambahan menjadi satu paket dalam setiap kunjungan yang sangat mungkin setiap Propinsi dan Kantor Wilayah terkait akan melibatkan diri dalam kesempatan ini untuk hal hal yang berhubungan. Dan lain lainnya.

B. Kebutuhan dan Biaya.

A. Biaya untuk material lukisan dan selama perjalan adalah sebagai berikut.

 

1. Kain Drill @ Rp 27.500.- X 1000 meter Rp 27.500.000.-

2. Cat Textil, Kuas dan peralatan lain Rp 15.000.000.-

3. Jahit kain (untuk sambungan) Rp 7.500.000.-

4. Dokumentasi dan alat alatnya Rp 10.000.000.-

5. Transportasi, Akomodasi, Komunikasi (dihitung rata-rata)

4 hari / propinsi X 33 propinsi X @ Rp 250.000.- Rp 33.000.000.-

Jumlah Rp 93.000.000.-

Biaya tak terduga 20 % Rp 18.600.000.-

Total Rp 111.600.000.-

B. Biaya untuk material konstruksi bentangan peta.

1. Pipa hitam diameter ¾ inci @ Rp 85.000 X 100 btng Rp 8.500.000.-

2. Pembuatan sambungan pipa @ Rp 10.000 X 400 titik Rp 4.000.000.-

3. Kabel baja diameter 6mm @ Rp 8.500 X 1000 m Rp 8.500.000.-

4. Segel sling @Rp 1.500 X 3 bh X 400 sambungan Rp 1.200.000.-

5. Ring lubang kain / dan ongkos pasang @ rp 2.000 X 500 lb Rp 1.000.000.-

6. Katrol manual @ Rp 150.000 X 20 bh Rp 3.000.000.-

7. Tali katrol @ Rp 5.000 X 100 X 20 ptng Rp 10.000.000.-

8. Crew 25 orang X @ Rp 75.000 X 15 hari Rp 28.125.000.-

9. Transportasi dan alat kerja Rp 10.000.000.-

10. Palang Merah Indonesia 15 hari stand by Rp 10.000.000.-

Jumlah Rp 75.325.000.-

Biaya tak terduga 20 % Rp 15.065.000.-

Total Rp 90.390.000.-

Total untuk kesulurannya Rp 201.990.000.-

Untuk biaya sewa sisi luar Gedung Olah Raga Bung Karno ( Istora Senayan ) sebagai tempat pertama untuk menggantungkan Lukisan Peta Indonesia belum kami cantumkan. Kami mempunyai satu keyakinan besar, bahwa selama dalam perjalan pembuatan Lukisan Peta Indonesia tersebut. Ada banyak pihak pihak yang tertarik dengan karya ini untuk melibatkan diri mensponsori terwujudnya Lukisan Peta Indonesia. Dan kami juga mempunyai keyakinan yang sama bahwa setiap propinsi baik di Gubernur, Walikota, Bupati dan Kepala Kantor Wilayahnya bersedia sama sama membantu terwujudnya satu Lukisan Peta Indonesia terbesar bahkan di dunia. Yang isinya menceritakan seluruh kekayaan, potensi priwisata, sejarah peninggalan, aneka budaya bahasa dan adat istiadatnya dan lain lain yang terkandung dalam Bumi Pertiwi Tanah Air Tercinta Indonesia.

C. Lembar Saran, Kesan, Tanggapan, Bantuan ataupun Sumbangan Tertulis.

Lembar ini kami sediakan sebagai ruang yang bisa di isi dengan saran, kesan, tanggapan ataupun sumbangan dalam bentuk apapun yang ingin di sampaikan sehubungan dengan pembuatan Lukisan Peta Indonesia sekaligus dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke 100 tahun tepat pada tanggal 20 Mei 2008 atau seabad di tahun 2008

 

Nama : ……………………………………………………………………………………………….

Jabatan : ……………………………………………………………………………………………….

Alamat kantor : ……………………………………………………………………………………………….

 

Menyampaikan

(Daerah) ……………………….. hari ……………… tanggal ………………………

 

 

 

(………………………………………………….)

Tanda tangan dan nama lengkap.

 

30
Apr
08

Mereka Mensuport dan Membantu.

Kemarin Senin 28 April 2008 kira kira jam 10:10 saya sudah bertemu dengan Mas Farhan di Radio Delta FM. Mengenakan kemeja merah dengan lengan di lipat sebatas siku, Mas Farhan menemui saya sesudah siaran berbincang sebentar dan kembali lagi kedalam ruang kerja. Tidak seberapa lama saya di temui Mas Eka ( kakak dari mas Farhan ) menyampaikan permohonan maaf karena Mas Farhan tidak dapat menemui saya utk selanjutnya karena sudah terdesak meeting intern. Sambil memohon maaf, Mas Eka menyampaikan amplop putih ( setelah saya buka dirumah berisis uang ) sebagai rasa simpati bantuan dan dukungan atas rencana Pembuatan Lukisan Peta Indonesia.

Sebelumnya saya sudah bertemu Mas Farhan terlebih dahulu hari Jumat kemarin di tempat yang sama. Saat itu saya membawa sketsa wajah Mas Farhan yang di buat di atas media cembung dan oval seukuran 20 X 30 cm. Sketsa wajah itu adalah karya yang saya buat setahun lalu tepatnya bulan Februari 2007. Dibagian belakangnya tertulis bahwa sketsa wajah di buat sebagai salah satu daya upaya saya untuk menggalang dana bagi terlaksananya Pembuatan Lukisan Peta Indonesia.

Sketsa wajah di atas media resin berbentuk oval dan cembung sangat jauh berbeda dgn media sketsa pada umumnya yang datar dengan media kain atau kertas. Disamping itu ukurannya yang mungil 20 X 30 sangat bagus di gantung ataupun di letakkan di salah satu sudut ruang keluarga.

Setahun yang lalu daya upaya tersebut saya lakukan juga dgn membuat sketsa wajah diatas media serat resin berbentuk oval dan cembung. Diantaranya untuk Bapak Surya Paloh, Setiawan Jodi dan Angelina Sondakh. Semuanya menyambut baik, mendukung dan memberi bantuan untuk ide dan rencana Pembuatan Lukisan Peta Indonesia. Semua sketsa memiliki nomor urut disamping kanan tanda tangan saya.

Nanti ada saatnya saya kembali menemui mereka untuk meminta menuliskan kesan kesan dan harapan pada terwujudnya ide dan rencana saya. Semoga mereka berkeinginan untuk hal tersebut.

Berikut ini adalah beberapa yang sempat saya dokumentasikan. Untuk Bapak Surya Paloh belum di dokumentasikan dan Mas Farhan sebenarnya sudah sempat di dokumentasikan kemudian tersimpan di memory card. Tapi beberapa hari yang lalu memory card terkena virus dan hingga malam ini belum sempat di buka kembali. Tapi nanti file dokumentasi pasti akan di lampirkan setelah data bisa terbuka.

Terima kasih untuk mereka yang sudah memberi respon, mendukung serta membantu.
Salam Cinta Tanah Air.

22
Apr
08

Surat pemberitahuan ke Banten.

Meja kerja untuk membuat lukisan mengalami banyak perubahan desain. Melihat hasil kunjungan sementara ke Banten seminggu yang lalu. Saya memutuskan untuk sebaiknya desain di rubah, menyesuaikan dgn keadaan mobilitas. Dan akibatnya berpengaruh pada jadwal kunjungan. Tapi saya sudah mengantisipasi perubahan jadwal tersebut dengan merubah metode kunjungan ke propinsi propinsi berikut.

Pagi tadi saya kirim surat pemberitahuan melalui pos kepada Gubernur Propinsi Banten, Kepala Kantor Dinas : Pertambangan dan Energi, Kebudayaan dan Pariwisata, Kehutanan dan Perkebunan, Kelautan dan Perikanan Propinsi Banten halpenundaan kunjungan ke propinsi Banten. Mungkin besok sudah di terima.

20
Apr
08

Kunjungan (2) ke Banten tertunda.

Rencananya besok 21 April 2008 sesuai dgn isi pemberitahuan mengenai rencana kunjungan ambil data dan membuat lukisan langsung di kantor kantor dinas Propinsi Banten yang di kirim kepada Gubernur dan Kepala Kantor Dinas Propinsi Banten. Untuk sementara tertunda hingga kemungkinan ke minggu depan. Di karenakan pembuatan meja khusus untuk membuat lukisan mengalami perubahan bentuk. Ada perubahan bentuk yang harus di sesuaikan demi kenyamanan dan kegunaannya yang maksimal. Dan kemarin hari Sabtu 19 April 2008 surat permohonan maaf sekaligus pemberitahuan penundaan untuk Gubernur Propinsi Banten

Jakarta 19 April 2008.

Kepada yth :

Gubernur Kepala Daerah

Propinsi Banten.

Dengan hormat.

Sehubungan dengan surat pemberitahuan kami mengenai kegiatan Pembuatan Lukisan Peta Indonesia. Yang rencananya kami akan berada di Propinsi Banten pada:

Hari/tanggal : Senin 21 April 2008 s/d Rabu 23 April 2008.

Dengan ini kami memohon maaf yang sebesar besarnya terlebih dahulu. Oleh karena ada satu bagian persiapan kami yang belum selesai. Maka jadwal kunjungan di tunda sampai dengan hari / tanggal yang akan kami sampaikan nanti.

Demikianlah surat pemberitahuan ini. Dan atasnya sekali lagi kami sampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya. Sekian dan terima kasih.

Hormat kami dan salam Cinta Tanah Air.

Denny Ramagiwa Ratulangi

Konseptor dan Pelukis

Tembusan tembusan :

Kepala Kantor Dinas Pertambangan dan Energi Propinsi Banten.

Kepala Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Propinsi Banten

Kepala Kantor Dinas Kehutanan da Perkebunan Propinsi Banten

Kepala Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Banten

dan Kepala Kantor Dinas : 1. Pertambangan dan Energi 2. Pariwisata dan Kebudayaan 3. Kelautan dan Perikanan kemudian 4.Kehutanan dan Perkebunan Propinsi Banten sudah selesai di buat. Besok Senin 21 April 2008 akan di kirim. Di usahakan juga surat untuk Presiden RI / Wapres RI, Menteri Menteri Departemen : 1. Pertambangan dan Energi 2. Pariwisata dan Kebudayaan 3. Kelautan dan Perikanan 4.Kehutanan dan Perkebunan 5.Perdagangan dan Perindutrian 7.Pertanian dan Peternakan serta Gubernur DKI Jakarta dan Kepala Kantor Dinas terkait sudah bisa di kirim.

18
Apr
08

Evaluasi hasil kunjungan ke Propinsi Banten.

Pagi ini sambil mengedit dan memasukkan dokumentasi photo hasil kunjungan ke Propinsi Banten kemarin ( 17-04-08 ). Saya mengevaluasi hasil sementara, dengan tujuan adalah optimalkan waktu dan maksimalkan hasil.

Dalam hal ini saya menggunakan metode yang tentunya sesudah menemukan Ide dan Konsep.

1. Rencana (menurut ide dan Konsep).

2. Lakukan (menurut rencana).

3. Evaluasi (hasil dari yang di lakukan).

4. Pelajari (hasil evaluasi).

5. Optimalkan (hasil yang di pelajari).

Hasilnya bisa di temukan satu Ide dan Konsep serta Gagasan baru. Sesudah itu langkah selanjutnya melakukan 5 langkah tadi dan seterusnya dan seterusnya.

Nah, atas dasar 5 langkah itulah saya melakukan perubahan secepatnya meliputi:

  1. Kunjungan ke propinsi propinsi sesudah kunjungan tahap I ( pulau Jawa ) akan mengalami perubahan. Di Propinsi Banten merupakan satu momen bersejarah sebagai awal dari satu perjalanan Pembuatan Lukisan Pulau Pulau Indonesia. Disini kemungkinan tidak cukup 3 hari total kunjungannya. Tapi bisa juga cepat karena ada beberapa kantor dinas yg letaknya sangat berdekatan. Jadi, untuk berada di Banten mungkin paling lama 5 hari dan paling cepatnya 4 hari dengan hasil yang baik.
  2. DKI Jakarta. Berhubung saya bertempat tinggal di tempat yang sama dan melihat besarnya Jakarta serta kantor kantor dinas yang saling berjauhan tentunya memerlukan waktu tersendiri untuk berpindah pindah. Perkiraan waktu tercepat adalah 3 hari terlama 4 hari.
  3. Bandung, Di Yogyakarta, Semarang dan Surabaya kemungkinan lamanya seperti kunjungan ke propinsi Banten.
  4. Jika di hitung maka total kunjungan terlama adalah 29 hari (di hitung sejak 21 April 08 s/d 19 Mei 08). Dan tercepatnya 23 hari ( dihitung sejak 21 April 08 s/d 14 Mei 08.
  5. Melihat waktu yang tersedia, maka ada kemungkinan untuk kunjungan ke propinsi tahap selanjutnya saya tidak lagi melakukan kunjungan ke kantor dinas ataupun wilayah tapi langsung mengambil data di kantor gubernur setiap propinsi. Maka dengan demikian di perkirakan mengalami penghematan waktu bolak balik dari satu kantor ke kantor lainnya. Selain itu tentu ada sensasi tersendiri bila kegiatan melukis berlangsumg di halaman gubernuran. Hmmmm……….., kita liat lagi hasilnya nanti. Karena tentunya hampir setiap hari saya melakukan 5 langkah di atas tadi untuk mencapai target finish di Jakarta dan bisa tepat menggantung Lukisan Pulau Pulau Indonesia di Hari Peringatan Kemerdekaan Republik.
18
Apr
08

Kunjungan 1 ke Propinsi Banten.

Kamis 17-04-08

Catatan : Tadi malam karena koneksi lambat, sejak jam 11:00 sampai jam 03:45 dini hari saya masih memindahkan gambar dokumentasi ke Blog. Dan itupun belum bisa di tampilkan semua. Dan siang ini sudah ada beberapa yang bisa di tampilkan. Masih ada beberapa yang belum, tapi nanti malam akan di coba untuk di tampilkan lagi.

08 : 10 Surat surat untuk Gubernur Banten dan Kepala Kantor Dinas terkait data data utk pembutan Lukisan Peta Indonesia. Pagi ini akan di bawa ke Serang.

08 : 15 Perjalanan menuju Serang Ibu Kota Prop Banten di mulai. Mengg

unakan motor menuju terminal Kampung Rambutan. Nanti di sana ganti sambung Bus menuju Serang.

08 : 45 Tiba di Terminal Kampung Rambutan.

 Bus jurusan Serang Banten.

09 : 00 Bus brangkat.

09 : 15 Baru masuk tol dalam kota.

09 : 55 Lewat di tol dalam kota tepat di Semanggi jalan tersendat macet.

10 : 11 Karena di tol dalam kota perjalanan agak tersendat macet dan di tambah bus sempat ngetem di Slipi. Jam segini baru masuk pintu tol Kebon Jeruk Jak-Bar. Dan inipun masih menunngu penumpang di sisi tol Kebon Jeruk ( depan RCTI ).

10 : 30 Bus brangkat

Di depan terminal Serang. Sebagian jalan sedang dalam perbaikan.

11 : 45 Masuk terminal Serang. Tanya petugas angkutan arah Kantor Gubernur. Di suruh naik angkutan dalam kota warna biru. Di sini angkutan umum tdk ada route khusus.

Cukup menyebutkan arah tujuan, kita pasti di antar sesuai arah penumpang terbanyak di dalam angkutan.

Kantor Gubernuran.

12 : 30 Tiba di kantor Gubernur. Tidak lupa membayar angkutan. Tarifnya jauh dekat Rp 2.000.- saja.

Di depan kantor Gubernur Prop. Banten.

Di dalam halaman Kantor Gubernur.

Bagian depan Biro Umum Kantor Gubernur Prop. Banten.

Sdr Mella.

Ibu Iim Imelda dan Sdr Mella. Bagian Biro Umum Kantor Gubernur Prop. Banten.

12 : 40 Di Biro Umum di terima oleh Sdri Mella. Surat untuk Gubernur Prop. Banten dan tembusan tembusan dari surat utk Kepala Kantor Dinas dari saya di periksa kemudian di beri tanda terima surat. Pelayanannya teramat sangat baik, menyenangkan dan memuaskan. Disini saya mendapat batuan arahan dari Ibu Iim Imelda untuk kop surat ada beberapa yang keliru, termasuk arah angkutan menuju ke kantor kantor tujuan saya berikutnya. Terima kasih untuk Biro Umum Kantor Gubernur Propinsi Banten di Serang. Saya mendapatkan bantuan pelayanan yang sangat baik dan memuaskan.

13 : 00 Meninggalkan kantor Gubernuran.

13 : 05 Mampir toko beli lem, type ex untuk menghapus dan buku notes tambahan untuk catatan report.

13 : 15 Naik angkutan umum menuju Cipocok bawa surat utk Dinas Pertambangan dan Energi.

13 : 55 Tiba di Kantor Din. Tamben Cipocok. Saya memperbaik surat surat menyesuaikan dengan alamat dan kop surat tujuan.

14 : 00 Surat di terima oleh Ibu Ami. Sesudah di periksa saya di beri tanda terima. Di sini pelayannya cukup baik. Terima kasih unutk Ibu Ami di Sekretariat Kantor Dinas Tamben Cipocok Prop Banten di Serang. O y, dari Ibu Ami saya dapat info bahwa saat ini sebagian dari staf berada di Jakarta dalam rangka peletakan batu pertama anjungan Propinsi Banten di Taman Mini Indonesia Indah. Wah, selamat yah untuk hal tersebut. Dan dari sini pun saya mendapat bantuan arah kendaraan yang harus saya tumpangi menuju tujuan kantor berikut. Dan tujuannya adalah Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

14 : 20 Keluar dari Kantor Din. Tamben.

14 : 35 Tiba di Kantor yang di tuju, tapi setelah sedikit konfirmasi. Untuk keperluan yang di maksud saya di arahkan ke kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Propinsi.

Dari sini saya memilih naik Ojek ( sebutan angkutan roda dua ) untuk mobile dalam kotam Serang.

14 : 55 Menuju Kantor Din. Par bud.

15 : 50 Tiba di Kantor Din Par Bud.

 Kiri-Kanan. Ibu Rohma / Ibu Yeni, Bagian TU Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Prop. Banten

Diterima oleh Ibu Rosma dan Ibu Yeni. Terjadi percakapan antara lain mengenai rencana pembuatan Lukisan Peta Indonesia, mereka sangat suka dan antusias dgn rencana tersebut. Mengetahui masih ada banyak tujuan untuk membawa surat, saya meendapat batuan yang sangat memuaskan dari kedua Ibu ini. Tukang ojek ( Namanya Sapturi, tadi di luar saat membetulkan surat surat sambil ngobrol saya tanya nama, usianya mungkin sekitar 30an. ) kepadanya kedua Ibu ini meminta bantuan untuk mengantar ketempat tujuan saya dengan memberi tau kantor2 tujuan berikutnya. Wah lagi lagi saya mendapat respon dan bantuan. Terima kasih Ibu Rosma dan Ibu Yeni di Sekretariat Kantor Din Par Bud Prop Banten yang sudah sangat membantu. Sebelum melanjutkan perjalanan saya mendapat surat tanda terima.

16 : 00 Melanjutkan ke tujuan Kantor Dinas Kehutanan dan Perkebunan. Telepon genggam mulai low bat, dokumentasi saya menggunakan kamera telpon genggam. Kebetulan mega pixelnya sangat baik. Hanya saja untuk pengunaan yang terus menerus, akibatnya baterry tidak bisa kompromi.

16 : 10 Memasuki kompleks Perkantoran Dinas Dinas Propinsi yang sedang di bangun. Bangunannya bagus bagus di atas lahan yang cukup luas. Sayangnya saya tidak bisa mendokumentasikannya.

16 : 15 Tiba di Kantor Dinas Kehutanan dan Perkebunan. Surat di terima oleh Bpk Awal Sekertaris Kantor Dinas. Disini pelayanannya juga sangat baik. Selain terjadi pembicaraan mengenai maksud tujuan surat. Saya juga mendapatkan penjelasan mengenai strutur kantor dinas. Setelah mendapatkan surat tanda terima, saya pamitan.

16 : 25 Lanjut ke Kantor Kelautan dan Perikanan yang kebetulan hanya ada di samping Kantor Din Kehutanan dan Perkebunan. Disini aktifitas kantor sudah selesai. Dan untuk surat diterima oleh Satpam Bpk Maman. Setelah di periksa, saya mendapatkan tanda terima. Disini sempat mencoba mengisi setrum telpon genggam. Tapi tidak bisa lama karena hari sudah sore. Selain kantor kantor sudah tutup, saya sudah harus kembali ke Jakarta.

16 : 45 Masih di antar Sapturi dgn motor bebeknya, tiba di terminal Serang. Singgah minum, ngobrol dan saya pamitan ke Saptur setalah membayar jasanya sebesar Rp 25.000. Besok saya kembali lagi.

16 : 55 Setelah sedikit lama menunggu bus tujuan Jakarta tiba, dan sayapun segera naik.

17 : 25 Bus baru meninggalkan terminal Serang.

19 : 00 Tiba di Tol Kebon Jeruk.

20 : 40 Tiba di Terminal Kampung Rambutan.

21 : 30 Kembali tiba dengan selamat di rumah.

Istirahat sebentar, ngobrol dengan Dio. Kemudian mulai mengedit hasil dokumentasi seluruh kegiatan tadi di lanjutkan dengan membuat report untuk Blog ini.

01 : 45 Saya baru selesai.

16
Apr
08

Administrasi ternyata bukan mudah.

Persiapan administrasi ternyata bukan hal mudah. Terbukti sampai dengan tadi siang kira kira jam 13:00 baru benar benar selesai. Maklumlah, semua di kerjakan sendiri. Mulai dari mengkonsep tulisan, ketik, edit, print, foto copy, memasukkan ke dalam amplop sampai dengan menempel alamat.

16
Apr
08

Rencana Kegiatan Bulan April, Mei, Juni, Juli, Agustus 2008

           Ini adalah rencana kegiatan untuk di jalanin.

 

    Jadwal, Program dan Kegiatan Kunjungan di Setiap Propinsi
Periode Bulan April 2008          
Tahap Jumlah Prop: Program Kunjungan ke Prop: Hari Tanggal Jumlah Hari Urutan Kunjungan
    Di Jakarta *   Kamis 10    
        Jumat 11    
        Sabtu 12 4  
        Minggu 13    
    Di Jakarta **   Senin 14    
        Selasa 15    
        Rabu 16    
        Kamis 17 6  
        Jumat 18    
        Sabtu 19    
    Libur di Jakarta.   Minggu 20    
    Di Serang Banten Senin 21    
      Banten Selasa 22 3 I
      Banten Rabu 23    
    Di Jakarta *** DKI Jakarta Kamis 24    
      DKI Jakarta Jumat 25 3 II
      DKI Jakarta Sabtu 26    
    Libur di Jakarta   Minggu 27    
    Di Bandung *** Jawa Barat Senin 28    
      Jawa Barat Selasa 29 3 III
      Jawa Barat Rabu 30    
    Jumlah hari / persiapan dan propinsi yang di tempuh untuk Periode bulan April 2008   19 3
Keterangan :          
               
               
               
  * Melakukan persiapan surat surat yang akan di kirim berkaitan dengan rencana pembuatan   
    Lukisan Peta Indonesia.          
               
  ** Kirim surat pemberitahuan kunjungan kepada Gubernur KDH Kepala Kantor Departemen Wilayah  
    Propinsi terkait data yang di butuhkan untuk Pembuatan Lukisan Peta Indonesia serta tembusan  
    kepada Presiden / Wapres RI dan Menteri Menteri Departemen terkait tsb di atas.    
    Tahap 1 meliputi kunjungan ke propinsi : 1. Banten, 2. DKI Jakarta, 3. Ja – Bar, 4. Ja – Teng, 5. DI Yogya,I
    6. Ja – Tim. ( Pengirirman di lakukan sendiri tanpa melalui jasa pengiriman pos ).    
               
  *** Melukis peta / Bertemu : Gubernur dan Kepala Kantor Departemen Wilayah Propinsi.          
    Menambah dan memperbaharui serta report & dokumentasi jurnal di Web Blog / mengirim e-mail jurnal yang sama          
    keseluruh media Televisi, Radio dan Koran koran lokal maupun nasional.           
               
    Jadwal, Program dan Kegiatan Kunjungan di Setiap Propinsi
Periode Bulan Mei 2008            
1 2 Program 3 Hari Tanggal 4 5
    Hari libur Kenaikan Yesus Kristus.   Kamis 1    
    Cuti bersama   Jumat 2    
    Libur   Sabtu 3    
        Minggu 4    
    Di Semarang * Jawa Tengah Senin 5    
      Jawa Tengah Selasa 6 3 IV
      Jawa Tengah Rabu 7    
    Di Yogyakarta * DI. Yogyakarta Kamis 8    
      DI. Yogyakarta Jumat 9 3 V
      DI. Yogyakarta Sabtu 10    
    Di Surabaya * / Mengirim Surat ** Jawa Timur Minggu 11    
      Jawa Timur Senin 12 3 VI
      Jawa Timur Selasa 13    
    Di Jakarta . Evaluasi hasil, jadwal ulang dan    Rabu 14    
    perencanaan ke depan / Belanja material untuk   Kamis 15    
    bentangan lukisan sebagai contoh awal /   Jumat 16    
    dan lain lain.   Sabtu 17    
        Minggu 18    
    Cuti bersama.   Senin 19    
    HARKITNAS / Waisak (detik detik 09-11-08).   Selasa 20    
    Perjalanan darat menuju Bali.   Rabu 21 1  
    Di Bali * Bali Kamis 22    
      Bali Jumat 23 3 VII
      Bali Sabtu 24    
    Di Mataram * NTB Minggu 25    
      NTB Senin 26 3 VIII
      NTB Selasa 27    
    Di Kupang * NTT Rabu 28    
      NTT Kamis 29 3 IX
      NTT Jumat 30    
    Perjalanan laut ***   sabtu 31 1  
    Jumlah hari dan propinsi yang di tempuh untuk periode bulan April 2008   20 6
Keterangan :            
                 
    1.Tahap, 2.Jumlah Propinsi, 3.Kunjungan ke Propinsi, 4.Jumlah Hari, 5.Urutan Kunjungan.      
                 
  * Melukis peta / Bertemu : Gubernur dan Kepala Kantor Departemen Wilayah Propinsi.            
    Menambah dan memperbaharui serta report & dokumentasi jurnal di Web Blog / mengirim e-mail jurnal yang sama            
    keseluruh media Televisi, Radio dan Koran koran lokal maupun nasional.            
                 
  ** Kirim surat pemberitahuan kunjungan kepada Gubernur KDH Kepala Kantor Departemen Wilayah    
    Propinsi terkait data yang di butuhkan untuk Pembuatan Lukisan Peta Indonesia serta tembusan    
    kepada Presiden / Wapres RI dan Menteri Menteri Departemen terkait tsb di atas.      
    Tahap II meliputi kunjungan ke propinsi : 1. Bali, 2. NTB, 3. NTT, 4. Maluku, 5. Papua Brt, 6. Papua Tmr  
    7. Papua Tngh, 8. Maluku Utara. ( Pengirirman di lakukan melalui jasa pengiriman pos ).      
                 
  ***  dari NTT menuju Maluku memasuki propinsi propinsi kunjungan tahap II 

    Jadwal, Program dan Kegiatan Kunjungan di Setiap Propinsi
Periode Bulan Juni 2008          
1 2 Program 3 Hari Tanggal 4 5
    Perjalanan laut * Maluku Minggu 1 1  
    Di Maluku Utara ** / Mengirim Surat *** Maluku Senin 2   X
      Maluku Selasa 3 2  
    Di Sorong ** Papua Barat Rabu 4    
      Papua Barat Kamis 5 3 XI
      Papua Barta Jumat 6    
    Di Timika ** Papua Tengah Sabtu 7    
III 5   Papua Tengah Minggu 8 3 XII
    Mengirim surat ulangan *** Papua Tengah Senin 9    
    Di Jayapura ** Papua Timur Selasa 10    
      Papua Timur Rabu 11 3 XIII
      Papua Timur Kamis 12    
    Di Ternate ** Maluku Utara Jumat 13    
      Maluku Utara Sabtu 14 3 XIV
    Hari minggu sore atau malam hari **** Maluku Utara Minggu 15    
    Di Manado ** Sulawesi Utara Senin 16    
      Sulawesi Utara Selasa 17    
    Mengirim surat ***** Sulawesi Utara Rabu 18 4 XV
      Sulawesi Utara Kamis 19    
    Di Gorontalo ** Gorontalo Jumat 20    
      Gorontalo Sabtu 21 3 XVI
      Gorontalo Minggu 22    
IV 5 Di Palu ** Sulawesi Tengah Senin 23    
      Sulawesi Tengah Selasa 24 3 XVII
      Sulawesi Tengah Rabu 25    
    Di Kendari ** / Mengirim surat ***** Sulawesi Tenggara Kamis 26    
      Sulawesi Tenggara Jumat 27 3 XVIII
      Sulawesi Tenggara Sabtu 28    
    Di Makassar ** Sulawesi Selatan Minggu 29    
      Sulawesi Selatan Senin 30 2 XIX
    Jumlah hari dan propinsi yang di tempuh untuk periode bulan Juni 2008   30 10
               
    Keterangan :           
               
    1.Tahap, 2.Jumlah Propinsi, 3.Kunjungan ke Propinsi, 4.Jumlah Hari, 5.Urutan Kunjungan.    
               
  *  dari NTT menuju Maluku memasuki propinsi propinsi kunjungan tahap III      
               
  ** Melukis peta / Bertemu : Gubernur dan Kepala Kantor Departemen Wilayah Propinsi.          
    Menambah dan memperbaharui serta report & dokumentasi jurnal di Web Blog / mengirim e-mail jurnal yang          
    sama keseluruh media Televisi, Radio dan Koran koran lokal maupun nasional.          
               
  *** Kirim surat pemberitahuan kunjungan kepada Gubernur KDH Kepala Kantor Departemen Wilayah  
    Propinsi terkait data yang di butuhkan untuk Pembuatan Lukisan Peta Indonesia serta tembusan  
    kepada Presiden / Wapres RI dan Menteri Menteri Departemen terkait tsb di atas.    
    Tahap IV meliputi kunjungan ke propinsi : 1. Sul – Ut, 2. Gorontalo , 3. Sul – Teng, 4. Sul – Tenggr, 5.Sul – Sel.
    ( Pengirirman di lakukan melalui jasa pengiriman pos ).        
               
  **** Perjalanan laut menuju Sulawesi Utara memasuki kunjungan tahap IV       
               
  ***** Kirim surat pemberitahuan kunjungan kepada Gubernur KDH Kepala Kantor Departemen Wilayah  
    Propinsi terkait data yang di butuhkan untuk Pembuatan Lukisan Peta Indonesia serta tembusan  
    kepada Presiden / Wapres RI dan Menteri Menteri Departemen terkait tsb di atas.    
    Tahap V meliputi kunjungan ke propinsi : 1. Kal – Tim, 2. Kal – Sel, 3. Kal – Teng, 4. Kal – Bar,  
    ( Pengirirman di lakukan melalui jasa pengiriman pos ).        
               
    Jadwal, Program dan Kegiatan Kunjungan di Setiap Propinsi
Periode Bulan Juli 2008          
1 2 Program 3 Hari Tanggal 4 5
    Perjalanan laut * Sulawesi Selatan Selasa 1 1  
    Di Samarinda ** / Mengirim surat *** Kalimantan Timur Rabu 2    
      Kalimantan Timur Kamis 3    
      Kalimantan Timur Jumat 4 4 XX
      Kalimantan Timur Sabtu 5    
V 4 Di Banjarmasin ** Kalimantan Selatan Minggu 6    
      Kalimantan Selatan Senin 7 3  
      Kalimantan Selatan Selasa 8    
    Di Palangkaraya ** / Mengirim ulangan surat *** Kalimantan Tengah Rabu 9    
      Kalimantan Tengah Kamis 10 3 XXI
      Kalimantan Tengah Jumat 11    
    Di Pontianak ** Kalimantan Barat Sabtu 12    
      Kalimantan Barat Minggu 13    
      Kalimantan Barat Senin 14 4 XXII
      Kalimantan Barat Selasa 15    
    Perjalanan laut * DI Aceh Rabu 16    
    Di Aceh ** DI Aceh Kamis 17    
      DI Aceh Jumat 18 4 XXIII
      DI Aceh Sabtu 19    
    Di Medan ** Sumatera Utara Minggu 20    
      Sumatera Utara Senin 21 3 XXIV
      Sumatera Utara Selasa 22    
VI 5 Di Padang ** Sumatera Barat Rabu 23    
      Sumatera Barat Kamis 24 3 XXV
      Sumatera Barat Jumat 25    
    Di Pekan Baru ** Riau Sabtu 26    
      Riau Minggu 27 3 XXVI
      Riau Senin 28    
    Di Tanjung Pinang ** Riau Kepulauan Selasa 29    
    Libur **** Riau Kepulauan Rabu 30 3 XXVII
      Riau Kepulauan Kamis 31    
    Jumlah hari dan propinsi yang di tempuh untuk periode bulan Juli 2008.     31 9
Keterangan :           
               
    1.Tahap, 2.Jumlah Propinsi, 3.Kunjungan ke Propinsi, 4.Jumlah Hari, 5.Urutan Kunjungan.    
               
  * Perjalanan laut menuju Kalimantan memasuki kunjungan tahap V         
               
  ** Melukis peta / Bertemu : Gubernur dan Kepala Kantor Departemen Wilayah Propinsi.          
    Menambah dan memperbaharui serta report & dokumentasi jurnal di Web Blog / mengirim e-mail jurnal yang          
    sama keseluruh media Televisi, Radio dan Koran koran lokal maupun nasional.          
               
  *** Kirim surat pemberitahuan kunjungan kepada Gubernur KDH Kepala Kantor Departemen Wilayah  
    Propinsi terkait data yang di butuhkan untuk Pembuatan Lukisan Peta Indonesia serta tembusan  
    kepada Presiden / Wapres RI dan Menteri Menteri Departemen terkait tsb di atas.      
    Tahap VI meliputi kunjungan ke propinsi : 1. DI Aceh, 2. Sum – Ut, 3. Sum – Bar, 4. Riau, 5.Riau Kepulauan,
    6. Jambi, 7. Sum- Sel, 8. Bangka Belitung, 9. Bengkulu, 10. Lampung.( Pengirirman melalui pos )  
               
  **** Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW ( 27 Rajab 1429 ).          
 

    Jadwal, Program dan Kegiatan Kunjungan di Setiap Propinsi
Periode Bulan Agustus 2008            
1 2 Program 3 Hari Tanggal 4 5
    DiJambi * Jambi Jumat 1    
      Jambi Sabtu 2 3 XXIX
      Jambi Minggu 3    
    Di Palembang * Sumatera Selatan Senin 4    
      Sumatera Selatan Selasa 5 3 XXX
      Sumatera Selatan Rabu 6    
VI 5 Di Pangkal Pinang * Bangka Belitung Kamis 7    
      Bangka Belitung Jumat 8 3 XXXI
      Bangka Belitung Sabtu 9    
    Di Bengkulu * Bengkulu Minggu 10    
      Bengkulu Senin 11 3 XXXII
      Bengkulu Selasa 12    
    Di Tanjung Karang * Lampung Rabu 13    
      Lampung Kamis 14 3 XXXIII
      Lampung Jumat 15    
    Di Jakarta **   Sabtu 16    
    Lukisan Peta Indonesia di gantung ***   Minggu 17    
    Memperingati ****   Senin 18    
        Selasa 19    
        Rabu 20    
    Jumlah hari dan propinsi yang di tempuh untuk periode bulan Agustus 2008. 15 5
Keterangan :             
                 
    1.Tahap, 2.Jumlah Propinsi, 3.Kunjungan ke Propinsi, 4.Jumlah Hari, 5.Urutan Kunjungan.    
                 
  * Melukis peta / Bertemu : Gubernur dan Kepala Kantor Departemen Wilayah Propinsi.            
    Menambah dan memperbaharui serta report & dokumentasi jurnal di Web Blog / mengirim e-mail jurnal yang            
    sama keseluruh media Televisi, Radio dan Koran koran lokal maupun nasional.            
                 
  ** Persiapan persiapan untuk menggantung Lukisan Peta Indonesia.        
  *** Di sisi luar Gedung Olah raga Bung karno senayan Jakarta.          
  **** Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.          
             
       
15
Apr
08

Kirim surat tertunda.

      Hari ini seharusnya sudah mengantar surat ke Gubernur KDH propinsi Banten di Serang dan Kantor kantor Departemen Wilayah Propinsi Banten di Serang. Tapi Tadi malam saya periksa lagi isi surat dan jadwalnya. Ternyata ada beberapa yang harus mengalami perubahan. Sudah sejak jam 8:30 di depan komputer. Ngetik dan merubah kalimat dan lain lainnya. Dan ini sudah jam 14:30 baru bisa selesai. Besok Rabu 16 April 2008 dengan mohon doa restu, sesudah mengantar anak ke sekolah jam 8:00 langsung meluncur ke Banten.

14
Apr
08

Kegiatan Harian

Malam ini saya sudah mulai menulis jurnal di Web Blog dan mengirim email keseluruh Media Televisi, Radio dan koran. Baik Lokal maupun Nasional. Juga ke Web Departemen Departemen dan Produser Berita. Disamping itu mungkin setiapa hari saya akan terus mencari dan mendata kemudian mengirim email sebagai tambahan semakin memperbesar publikasi untuk kemungkinan kemungkinan mendapatkan suport dan bantuan bantuan.

14
Apr
08

Persiapan menjelang keberangkatan.

Hari itu pun tiba juga. Sudah beberapa hari ini. sejak tanggal 10 April 2008 saya melakukan persiapan persiapan untuk memulai Kerja Mengumpulkan Data dan untuk Menggalang dana bagi terwujudnya satu cita cita Membuat Lukisan Peta Indonesia dgn ukuran terbesar 24 X 57 meter bila di gantung. Atau Menjadi 3 X 320 meter bila di bentangan. Persiapannya antara lain, mengkonsep kembali surat surat yang akan di kirim untuk Gubernur dan Kepala Kantor Departemen Wilayah Propinsi serta tembusan tembusan untuk Menteri Menteri serta Presiden dan Wapres RI. Jujur saja tembusan itu buat saya sangat penting, memperbesar kemungkinan di ketahui petinggi petinggi negara sekaligus menciptakan kemungkinan kemungkinan mendapatkan suport atau bahkan bantuan dalam segala hal yang di butuh kan untuk terealisasinya rencana ini. Selain itu saya juga mendata kembali alamat alamat email seluruh media televisi, radio dan koran. Baik lokal maupun nasional. Tujuannya sama seperti tadi, memperbesar kemungkinan2 mendapatkan suport dan lain lain. Yah namanya juga publikasi. Sekitar bulan Oktober dan November tahun 2007 saya jg sudah mulai mempublikasikan rencana keberangkatan ini ke seluruh media termasuk produser2 acar berita melalui email. Tapi pada saat itu persiapan startegi tidak sematang ini. Hanya dengan cara mengirim email pemberitahuan rencana ke seluruh media dengan format hitung mundur. Jadi, pada awal mengirim email saya mulai menghitung mundur hari dengan perhitungan 20 hari sejak email pertama di kirim hingga ke hari ke 20 nya saya sudah berangkat mengunjungi propinsi propinsi. Dan mungkin karena kurang menarik akibatnya hanya ada satu produser acara Kick Andy ( Kumala Dewi ) yang tertarik utk telpon saya di 0815 1007 5007. Itu terjadi di akhir bulan Maret 2008. Tapi, justru telpon itulah yang seperti menyentil saya untuk dengan sungguh sungguh memikirkan dan mempersiapkan rencana ini. Beberapa menit sesudah telpon itu, saya menghadap manager di kantor ( Bp Basuki Hutamadi ). Menceritakan seluruh ide dan rencana sekaligus konsultasi untuk mengambil keputusan. Mengingat saat itu saya masih bekerja. Dengan saran dan pendapatnya, semua di kembalikan kepada saya sabagai personal yang mempunyai hak mengambil keputusan. Dan …… rencana pun mulia saya susun kembali sambil tetap menyelesaikan sisa pekerjaan yang masih menjadi tanggung jawab saya. Dan ujungnya pada tanggal 9 April 2008 dalam dialog yang lumayan memberatkan hati karena harus meninggalkan pekerjaan saat itu. Saya berpamitan mohon undur diri dari perusahaan. Beserta restu dan suport pada rencana dan ide saya, juga rasa terima kasihnya. Pimpinan mempersilahkan saya mengundurkan diri. Dengan konsentrasi penuh kesungguhan, saya mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan ide dan rencana tersebut. Mulai dari mengkonsep, mengetik, foto copy, membuat report dan lain lain semua di kerjakan sendiri. Hari ini surat surat yang akan di kirim besok hari unutk Gubernur KDH Banten dan Kepala Kantor Departemen Wilayah Banten di serang sudah selesai termasuk tembusan tembusan untuk Presiden dan Wapres RI juga Menteri Menteri departemen terkait data data yang di butuhkan bagi pembuatan Peta Lukisan Indonesia. Besok, Selasa 15 April 2008. Saya berangkat ke Banten, Serang untuk membawa sendiri surat surat tersebut. Bila waktu masih mungkin, kembali dari Banten langsung bawa surat surat tembusan. Tapi masih melihat waktu yg tersedia besok, berhubung besok adalah kali pertama saya ke Serang Banten.

03
Apr
08

Margi, yang bantu buatkan Blog

Waktu saya nulis mengenai Blog Tercipta, saat itu belum ada dokumentasi photo Margi. Tapi tadi Margi bawa hard discnya, wah photonya banyak banget sampe bingung milih mana yang mau saya tampilkan di Blog.

Nah sekarang sudah punya termasuk beberapa photo homestay milik keluarganya tapi Margi adalah salah satu yang mengelola. Web homestaynya bisa liat di http://www.tigalimahomestay.com . Waktu saya liat2 koleksi photonya, tertarik juga seh. Ada banyak sudut pengambilan gambar yang menurut saya sangat baik. Dia memperhatiakan Obyek gambar dgn baik tapi tidak lupa menampilkan sisi lain di sekitar obyek yang turut mempertajam obyek itu sendiri. Penempatannya pun lumayan baik, sehingga hasilnya tdk membosankan. Trus saya bilang ke dia, wah kamu diam diam punya talent jg di pemotretan. Tapi Margi hanya ketawa ketawa saja (ketawanya itu riuh dan rame banget).

Oke, ini ada beberapa gambar milik Margi. lajang muda asal Jogya yang sudah membantu buatkan blog Indonesia Tanah Airku.

caglbxuh.jpgca8l4p0z.jpgcafcqe8p.jpg

03
Apr
08

Tetap Cinta Tanah Air

Dahulu ketika saya masih berusia sekita 5-10 tahun (1974-1979). Masih sering mendengar cerita orang mengenai negeri ini. Katanya, Indonesia ini masyarakatnya ramah tamah, sopan santun, penuh hormat, negeri yang kaya dan damai. Dan memang kenyataan yang saya rasakan saat itu adalah seperti itu adanya. Kemana pergi dan apa yang di beli, semuanya masih terjangkau dan terasa nyaman. Sepertinya saat itu atmosfir negeri ini sangat menyenangkan.

Ketika beranjak remaja (1980-1990), kala itu suasana di jalan masih sangat tertib dan rapih.

Kendaraan bermotor masih sangat taat peraturan, bus dan kendaraan umum lainnya masih berhenti di tempat pemberhentin yang benar. Dan calon penumpangnyapun sangat patuh menunggu angkutan umum di tempat yang sudah di sediakan pemerintah.

Antara lain, itulah yang sempat di rasakan pada tahun tahun itu.

Sekarang? bisa di lihat sendiri seperti apa kenyataannya. Meskipun demikian, suasana ini tidak merubah suasana hati ini. Indonesia Tanah Airku tetaplah negeri kelahiran tercinta.

03
Apr
08

Bersama Putra.

1092951.jpg  Bersama putra. Namanya Dio Timothy Miracle Ratulangi, usianya sekarang 4 tahun 8 bulan. Masih sekolah kelas TK A di daerah Jakarta Selatan. Gemuk, sehat, suka bercanda, sedikit keras kepala, ada tempramennya tapi pintar. Cita citanya jadi pembalap, penyanyi dan tentara.

31
Mar
08

Blog tercipta.

Pada awalnya saya tidak memahami apa dan bagaimana Blog itu. Tapi ketika saya berkenalan dengan Margi Tiarani Mesia lajang asal Jogyakarta, saya jadi lumayan tau dan mengerti Blog. Kebetulan Margi adalah teman di kantor yang meja kerjanya berseberangan dengan saya dan sangat kebetulan juga Margi punya Blog bautannya sendiri, namanya tigalimahomestay.com Nah, dari dialah saya belajar mengenai Blog. Kemudian sedikit waktu saya belajar membuat Blog untuk coba coba. Tapi karena hasilnya tidak memuaskan, kepada Margi lah saya minta bantuan. Bersukur sekali Margi sangat baik dan mau meluangkan waktu membuatkan Blog untuk saya. Tapi sebelumnya antara kita ada pembicaraan dulu, tentunya saya harus menghargai skil yang dimiliki Margi. Dan akhirnya kita punya kesepakatan, nanti ada take and give nya untuk pembuatan Blog saya.

Awalnya nama yang saya inginkan adalah Tanah Airku Indonesia. Tapi saat kami sign up, ternyata nama itu sudah ada yang menggunakan. Kemudian mencoba dengan nama Indonesia dan kemudian Indonesiaku, ternyata itupun sudah ada yang menggunakan. Hingga pilihan jatuh pada Indonesia Tanah Airku, wah senangnya hati ini karna ternyata nama itu belum ada yang menggunakan.  

Nah, puji sukur kepada Tuhan dan terima kasih kepada Margi. Blog ini dengan nama Indonesia Tanah Airku telah dibuat sejak tanggal 31 Maret dan resmi saya gunakan sejak hari ini 01 April. Ide serta proses pikir melewati ruang dan waktu meciptakan embrio hingga kelahirannya, bertumbuh kembang dan menjadi besar kemudian memberi manfaat kepada sesama. Seperti itulah blog ini, dengan nama Indonesia Tanah Airku.

Amin.

Jakarta 01 April 2008.

Denny Ramagiwa Ratulangi.