Mengekspresikan rasa Cinta Tanah Air dalam bentuk Lukisan Peta Indonesia yang menceritakan…………………………… tentang Bumi Pertiwi.
Ukurannya 24 X 57 meter, dan bila di bentangkan bisa menutupi lingkar penuh lapangan sepak bola sepanjang 3 X 320 meter !
Mengekspresikan rasa Cinta Tanah Air dalam bentuk Lukisan Peta Indonesia yang menceritakan…………………………… tentang Bumi Pertiwi.
Ukurannya 24 X 57 meter, dan bila di bentangkan bisa menutupi lingkar penuh lapangan sepak bola sepanjang 3 X 320 meter !
Kemarin, Rabu 30 April 2008 seluruh surat untuk Presiden dan Wakil Presiden, Gubernur serta 6 kantor dinas yang ada hubungannya dgn data untuk Pembuatan Lukisan Peta Indonesia baru selesai sore sekitar jam 14:35. Pengalaman yang baik, bahwa administrasi mempunyai tantangan tersendiri untuk mendapatkan hasil yang baik. Proses dan pekerjaan dari konsep, ketik, edit, photo copy, memasukkan ke dalam amplop hingga pengiriman semua dilakukan sendiri, dan ternyata cukup memerlukan perhatian serta waktu tersendiri. Namun demikian semangat slalu prima dalam mengerjakan semuanya. Dan berikut laporannya.
14:55 Tiba di Kantor Dinas Pariwisata Propinsi DKI Jakarta Jl. Kuningan Barat No. 2, Jakarta Selatan. Ruang penerimaan surat ada di lantai dasar, samping kiri ruang tunggu. Di persilahkan duduk dan di terima dengan baik, sopan dan ramah oleh Ibu Sri Rejeki. Sesudah mendapatkan tanda terima dan berbincang sedikit, saya pamitan.
15:30 Tiba di Kantor Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Propinsi DKI Jakarta. Gedung Nyi Ageng Serang, Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C 22 Kuningan Jakarta Selatan. Ruang penerimaan surat ada di lantai 3 belok kiri sesudah keluar dari lift. Diterima oleh Bapak M. Sani, di meja kerjanya hanya ada 1 kursi saja untuk Bapak M. Sani. Jadi pembawa surat atau siapaun yang bertemu dengannya jelas harus berdiri. Dan ketika saya bertanya apakah ada kursi untuk duduk, di jawab tidak ada. Padahal 3 meter samping kanan saya ada kursi kosong yang tidak di gunakan. Tentunya tidak sopan bila saya harus mengambil tanpa minta ijin. Sesudah menerima tanda terima saya pamitan.
Dari kantor tersebut saya menuju ke arah Silang Monas melewati jalan HR Rasuna Said ( Kawasan Kuningan ) berputar di depan Gedung Granadi. Sebelum melewati jembatan Casablanca, hujan deras turun. Terpaksa berhenti sebentar untuk saya menggunakan mantel hujan. Jam sudah menunjukan pukul 16:45. Sedikit berpikir apakah akan melanjutkan perjalanan menuju kawasan Monas karena hari sudah sore. Tapi sambil menghitung waktu dan melihat kebutuhan, saya memutuskan melanjutkan perjalanan menuju Kawasan Monas. Setidaknya kalaupun kantor sudah tutup bisa mendapatka info tentang apakah alamat yang di tuju benar. Hujan deras sepanjang jalan, namun hingga di depan Kawasan Monas tepatnya depan Kantor Gubernur, hujan sudah reda
18:20 Tepat di depan Kantor Gubernur. Info di pos penjagaan, bagian penerimaan surat lantai V sudah tutup. Saya melanjutkan perjalanan memutari setengah lingkar Kawasan Monas, dan tiba di Gedung Sekneg Jl. Veteran No 18 Jakarta 10110. Disini ada bagian penerimaan surat untuk Presiden RI. Ruang atau bagian penerimaan surat berada di basement.
Bagian depan kantor Sekneg, sisi samping dan pintu masuk menuju ruang penerimaan surat.
18:30 Loket penerimaan surat sudah tutup, tapi ruang kerja masih ada beberapa pegawai. Diterima oleh Bapak Sutrisno, sambil duduk saya mencoba bertanya dan sedikit menjelaskan maksud serta tujuan. Setelah membuka dan periksa surat, saya mendapatkan koreksi untuk merubah beberapa alamat tujuan surat tembusan. Wah, beruntung sekali bisa mendapatkan koreksi untuk hasil yang terbaik. Akhirnya surat untuk Presiden saya bawa kembali untuk di betulkan, khusus hanya surat tembusan saja yang akan di perbaiki. Dan hari Jumat akan di bawa kembali. Setelah mengucapkan terima kasih, saya pamitan.
Demikian jurnal kegiatan hari Kamis 30 April 2008
Komentar Terakhir