Arsip untuk Mei, 2008

14
Mei
08

Selamat pagi Indonesia.

Slamat pagi Indonesia.

Saya baru nulis jurnal lagi hari ini. Surat surat untuk Presiden RI, Wapres RI dan Gubernur sudah saya bawa sendiri dan surat pemberitahuan ulangan kepada Gubernur Propinsi Banten juga sudah di kirim melalui jasa pos.

Setelah itu saya sibuk tenggelam membuat lukisan di rumah. Untuk Pulau Jawa tinggal beberapa bagian saja. Pembuatannya hanya memerlukan 4 hari. Melihat waktu pembuatan lukisan tersebut, saya jadi sangat optimis bahwa karya ini selesai sebelum tanggal 17 Agustus 2008.

Kantor Sekneg di jalan Veteran Jakarta Pusat.

Bagian depan kantor Sekneg.

Loket penerimaan surat surat untuk Presiden RI.

Surat untuk Presiden RI di periksa dan di terima oleh Bpk Joko.

Kantor Sekertariat Wapres RI di Jln Kebon Sirih Jakarta Pusat.

Surat untuk Wapres RI di periksa dan diterima oleh Bpk Supriatman.

Kantor Gubernur Propinsi DKI Jakarta.

Salah satu sisi pendopo Gubernuran menuju ruang penerimaan surat untuk Gubernur.

Pintu masuk ruang penerimaan surat surat.

Surat untuk Gubernur Propinsi DKI Jakarta di periksa dan di terima.

Resi pengiriman surat untuk Gubernur Propinsi Banten.

Kosep lukisan berubah setelah sebelumnya mempunyai nama Lukisan Peta Indonesia, kini berubah menjadi Lukisan Pulau Pulau Indonesia. Pertimbangannya adalah peta harus menampilkan jalan jalan dan nama jalan jalan tersebut. Sedngakan bila Lukisan Pulau Puala Indonesia saja maka yang di tampilkan adalah seluruh pulau pulau dan hasil buminya. Sebagai contoh Propinsi Jawa Barat, di sati titik ada lukisan pucuk daun teh,nya maka disitu hasil buminya adalah daun teh. Demikian juga untuk hasul bumi yang lainnya.

Selamat pagi Indonesia, sampai di jurnal berikutnya.

07
Mei
08

Sebanyak 608 puzzle @150X150cm yang harus di lukis.

Setiap kotak ( puzzle ) berukuran 150 x 150 cm dan keseluruhan kotak puzzle berjumlan 608 kotak yang harus di lukis. Rincian lebarnya adalah 16 kotak X @ 150 cm = lebar 24 meter dan rincian panjangnya adalah 38 kotak x @ 150 cm = panjang 57 meter. Jadi, ukuran 24 X 57 meter sama dengan total kotak puzzle 16 kotak X 38 kotak = 608 kotak puzzle.

07
Mei
08

hijua, warna sapuan kuas pertama.

Rabu 07 Mei 2008 pkl 16:00. Hari, tanggal, bulan, tahun dan jam yang sangat baik saat saya memulai menyapukan kuas dengan warna hijau di atas kain kotak berukuran 150 X 150 cm.

Konsep warna inginnya saya menampilkan warna warna cerah agar pandangan menjadi cerah, bergairah, positif dan penuh harapan agar sesuai dengan temanya, Indonesia Nirwana di Katulistiwa.

Jakarta, Rabu 07 Mei 2008 pkl 18:00.

Sapuan pertama.

Warna hijau cerah.

Doakan.

Saya berhasil.

07
Mei
08

Jurnal Senin 05 Mei 08 hingga Selasa 06 Mei 08.

Senin 05-04-08 pkl 06:55. Telpon genggam saya berdering, di seberang sana suara pria itu memperkenalkan diri sebagai Bpk Anto dari Kantor Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Propinsi DKI Jakarta. Menindak lanjuti surat pemberitahuan dan permohonan yang sudah di kirim, atas nama Kepala Kantor Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Propinsi DKI Jakarta menyampaikan kesediaan untuk memberikan bantuan data. Selanjutnya saya di persilahkan datang ke kantor untuk keprluan tersebut. Tentunya sangat berterima kasih atas bantuqan dan kerja sama yang sudah terbuka bagi saya.

Di hari yang sama pada pkl 09:14 telpon genggam saya berdering lagi. Disana ada Bpk Ciko dari Kantor Dinas Pariwisata Propinsi DKI Jakarta menyampaikan hal yang sama juga. Atas nama Kantor Dinas Pariwisata Propinsi DKI Jakarta memberikan kesempatan un tuk kerluan akses data.

Sementara itu persiapan persiapan mengalami perubahan yang sangat besar mulai dari konstruksi meja gambar yang mengalami perubahan pada ukuran, berat dan desain bagian bagian tertentu untuk mempermudah bongkar pasang dan mobilitas dari satu propinsi ke propinsi berikut.

Pake kaos singlet dan celana pendek serta kaos tangan membuat meja gambar sendirian.

Mulai dari mengukur, menggergaji dan mengamplas dikerjakan sendiri.

Di sudut rumah ini semuanya di kerjakan.

Hampir selesai.

Bagian dari meja gambar sistim bongkar pasang.

Kemudian jadwal kunjungan ke propinsi propinsi akan mengalami perubahan yang sangat besar. Sudah tidak mengacu pada jadwal yang pernah di muat dalam jurnal. Kunjungan di persingkat langsung menuju kantor Gubernur di setiap propinsi untuk mengakses data. Tidak lagi mengunjungi kantor kantor dinas.

Hingga proses kerja Pembuatan Lukisan Peta Indonesia kalau tadinya total membuat lukisan mulai dari sketsa, pewarnaan hingga mengisi data dalam lukisan di lakukan di setiap Propinsi. Kini mengalami perubahan, lukisan dasar pulau pulau sudah di buat dulu di Jakarta kemudian proses pengisian data dilakukan di propinsi tersebut.

Bahkan untuk nama proyek ini akan berubah. Kalau sebelumnya hanya di sebut Lukisan Peta Indonesia, akan berubah menjadi nama proyeknya Ekspresi Cinta Tanah Air dan temanya Indonesia Nirwana di Katulistiwa. Ekspresi Cinta Tanah Air adalah untuk menyatakan bahwa karya ini adalah sebagai bentuk rasa cinta kepada tanah air dan Indonesia Nirwana di Katulistiwa adalah ungkapan pola pikir dan pandangan dalam satu harapan positif bahwa sejuta warna keindahan nirwana masih dan tetap menyejukkan Indonesia di tengah garis katulistiwa.

04
Mei
08

Edit Surat Untuk Gubernur Prop. DKI Jakarta.

Saya mengalami kesibukan yang  lumayan tinggi tensitasnya untuk semua persiapan memulai realisasi Pembuatan Peta Lukisan Indonesia. Sehingga surat untuk Gubernur Propinsi DKI Jakarta dan beberapa Kepala Kantor Dinas masih tertunda pengirimannya, padahal seharusnya sudah terkirim paling lambat Jumat kemarin. Jumat 02 Mei 2008 malam, surat surat tersebut di edit lagi untuk mempersingkat isi.

 

           

             Berikut ini adalah hasil edit surat untuk Gubernur Propinsi DKI Jakarta.

 

 

Jakarta 29 April 2008

 

No        : 15/SPP/29.IV/08.

Lamp.   : 1

Hal       : Pemberitahuan Kunjungan serta Kegiatan.

               Permohonan Dukungan, Bantuan dan Audiens.

 

Kepada Yth

Gubernur Kepala Daerah Propinsi

DKI Jakarta.

Bapak DR Ing H Fauzi Bowo.

di Jakarta.

           

            Dengan hormat.

Terlebih dahulu ijinkan kami memperkenalkan diri.

           

             Nama                     : Denny Ramagiwa Ratulangi.

            Jenis kelamin          : Pria.

            Usia                        : 39 tahun.

            Status perkawinan   : Menikah.

            Nomor KTP             : 3276022001690001.

            Alamat tinggal         : ………(belum untuk dimuat, kecuali nomor telepon )                                         

                                            Kebayoran Baru Jakarta Selatan

                                            12150.

            Telepon                  : 0815 1007 5007

            

             Saat ini kami sedang merealisasikan satu karya Pembuatan Lukisan Peta Indonesia sebesar 24 X 57 meter bila di gantung. Dan bila dibentangkan dapat mengelilingi lingkar penuh lapangan sepak bola dengan ukuran 3 X 320 meter. Ini adalah ide original dan di kerjakan sendiri sebagai salah satu bentuk kecintaan kami kepada Tanah Air Indonesia. Sekaligus memperingati Satu Abad Hari Kebangkitan Nasional di tahun 2008 ini dan menjelang Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2008.

          

            Satu cita cita dan kerinduan berbuat sesuatu bagi Tanah Air Tercinta. Menyampaikan dan menceritakan terus menerus kepada masyarakat untuk melihat, belajar, mengenali, memahami, menyadari dan semakin mencintai serta mensyukuri seluruh keaneka ragaman kekayaan Bumi Pertiwi. Kekayaan Bangsa yang Besar yang telah di perjuangkan dengan segala daya upaya melewati berabad zaman penjajahan dalam semangat dan kemauan juang yang berlangsung terus menerus hingga menembus satu titik kemerdekaan.

            Lukisan Peta Indonesia ini melukiskan dan menceritakan kekayaan kandungan bumi flora dan fauna, aneka budaya, ragam sejarah peninggalan, peta perjuangan hingga pahlawan pelaku sejarahnya. Serta tentunya hal yang sangat penting adalah peta pariwisata baik yang sudah berjalan maupun yang berpotensi.

           

            Dan untuk mendapatkan data data yang lengkap serta akurat, kami melakukan perjalanan keliling Indonesia ke 33 propinsi. Kami mendatangi kantor kantor dinas terkait data data yang diperlukan untuk mengambil data dan membuat lukisan langsung di tempat tersebut.

 

            Di setiap propinsi yang di kunjungi kami menyempatkan diri bertemu Gubernur dan Kepala Kantor Dinas terkait data data. Dan bila waktu masih memungkinkan juga bertemu dengan Walikota ataupun Bupati. Dengan maksud dan tujuan mendapatkan saran, pendapat, dukungan dan bantuan serta untuk membubuhkan tanda tangannya di atas lukisan bilamana telah selesai pembuatannya.

           

            Dalam perencanaannya setelah selesai, karya ini akan di gantung pada salah satu sisi luar Gedung Gelora Bung Karno (Senayan Jakarta) tepat Hari Kemerdekaan Repulik Indonesia ke 63 tahun, tanggal 17 Agustus 2008.

           

            Kemudian sesudah itu kembali di bawa keliling Indonesia dengan cara pemasangan di bentangkan mengelilingi lapangan sepak bola. Cara ini di pakai karena tidak semua daerah mempunyai tempat yang memadai untuk menggantung Lukisan Peta Indonesia.

 

            Seluruh detail kegiatan harian, apa yang kami kerjakan, dengan siapa kami bertemu dan lain lain yang berhubungan dengan kronologi pembuatan Lukisan Peta Indonesia. Setiap harinya kami perbaharui dan menambah dokumentasi perkembangan terakhir dengan membuat jurnal harian pada web blog kami di alamat http://indonesiatanahairku.wordpress.com Jurnal yang sama kami publikasikan juga dengan cara mengirirm surat elektronik kepada seluruh media televisi, radio dan koran lokal serta nasional.

           

            Adapun maksud dan tujuan surat kami ini adalah untuk menyampaikan rencana kunjungan di Propinsi DKI Jakarta dalam rangka kegiatan tersebut di atas serta :

 

Keinginan untuk                   : Audiens

Dengan maksud dan tujuan  : Mendapatkan dukungan, bantuan serta tanda  tangannya  diatas  lukisan  bilamana

                                                telah selesai pembuatannya.

 

Adapun rencana kunjungan dan kegiatan tersebut pada :

 

Hari / tanggal                       : Senin 05 Mei 2008 sampai dengan

Hari / tanggal                       : Kamis 08 Mei 2008 ( selama 4 hari )

Mengunjungi                       : 1. Kantor Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Propinsi DKI Jakarta.        

                                            2. Kantor Dinas Pariwisata Propinsi DKI Jakarta.                       

                                            3. Kantor Dinas Perindag Prop. DKIJakarta.                               

                                           4. Kantor Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Propinsi DKI Jakarta.                           

                                            5. Kantor Dinas Pertanian dan Kehutanan Propinsi DKI Jakarta.                               

                                      6. Kantor Dinas Pertambangan Propinsi DKI Jakarta.

Bersama ini kami juga sertakan lampiran :

·        Pas photo.

·        Photo copy KTP.

·        Rencana dan Kegiatan Harian.

·        Kebutuhan dan Biaya.

Demikianlah maksud dan tujuan surat kami ini serta mohon maaf bila ada kalimat yang tidak berkenan. Sekian dan terima kasih.

 

 

Hormat kami dan salam cinta Tanah Air.

 

 

       Denny Ramagiwa Ratulangi

       Pelukis      dan       Konseptor

 

 

Tembusan tembusan.

 

  1. Presiden Republik Indonesia di Jakarta.
  2. Wakil Presiden Republik Indonesia di Jakarta.
  3. Kepala Kantor Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Propinsi DKI Jakarta.
  4. Kepala Kantor Dinas Pariwisata Propinsi DKI Jakarta.     
  5. Kepala Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi DKI Jakarta.
  6. Kepala Kantor Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Propinsi DKI Jakarta..               

7.       Kepala Kantor Dinas Pertanian dan Kehutanan Propinsi DKI Jakarta.

8.       Kepala Kantor Dinas Pertambangan Propinsi DKI Jakarta.

 

Dan berikut ini adalah salah satu surat untuk Kepala Kepala Kantor Dinas yang sudah di edit.

Jakarta. 29 April 2008

 

No        : 18/SPP/29.IV/08.

Lamp.   : 1

Hal       : Pemberitahuan Kunjungan serta Kegiatan.

               Permohonan Dukungan, Bantuan dan Audiens.

 

 

Kepada Yth:

Kepala Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi DKI Jakarta.

Bapak Drs. Suharsono, MM

Jl. Gunung Sahari Raya No. 11 Jakarta Pusat,    

 

            Dengan hormat.

Terlebih dahulu ijinkan kami memperkenalkan diri.

           

             Nama                     : Denny Ramagiwa Ratulangi.

            Jenis kelamin          : Pria.

            Usia                        : 39 tahun.

            Status perkawinan   : Menikah.

            Nomor KTP             : 3276022001690001.

            Alamat tinggal         : ………(belum untuk dimuat, kecuali nomor telepon )  

                                            Kebayoran Baru Jakarta Selatan

                                            12150.

            Telepon                  : 0815 1007 5007

            

             Saat ini kami sedang merealisasikan satu karya Pembuatan Lukisan Peta Indonesia sebesar 24 X 57 meter bila di gantung. Dan bila dibentangkan dapat mengelilingi lingkar penuh lapangan sepak bola dengan ukuran 3 X 320 meter. Ini adalah ide original dan di kerjakan sendiri sebagai salah satu bentuk kecintaan kami kepada Tanah Air Indonesia. Sekaligus memperingati Satu Abad Hari Kebangkitan Nasional di tahun 2008 ini dan menjelang Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2008.

          

            Satu cita cita dan kerinduan berbuat sesuatu bagi Tanah Air Tercinta. Menyampaikan dan menceritakan terus menerus kepada masyarakat untuk melihat, belajar, mengenali, memahami, menyadari dan semakin mencintai serta mensyukuri seluruh keaneka ragaman kekayaan Bumi Pertiwi. Kekayaan Bangsa yang Besar yang telah di perjuangkan dengan segala daya upaya melewati berabad zaman penjajahan dalam semangat dan kemauan juang yang berlangsung terus menerus hingga menembus satu titik kemerdekaan.

           

            Lukisan Peta Indonesia ini melukiskan dan menceritakan kekayaan kandungan bumi flora dan fauna, aneka budaya, ragam sejarah peninggalan, peta perjuangan hingga pahlawan pelaku sejarahnya. Serta tentunya hal yang sangat penting adalah peta pariwisata baik yang sudah berjalan maupun yang berpotensi.

           

            Dan untuk mendapatkan data data yang lengkap serta akurat, kami melakukan perjalanan keliling Indonesia ke 33 propinsi. Kami mendatangi kantor kantor dinas terkait data data yang diperlukan untuk mengambil data dan membuat lukisan langsung di tempat tersebut.

 

            Di setiap propinsi yang di kunjungi kami menyempatkan diri bertemu Gubernur dan Kepala Kantor Dinas terkait data data. Dan bila waktu masih memungkinkan juga bertemu dengan Walikota ataupun Bupati. Dengan maksud dan tujuan mendapatkan saran, pendapat, dukungan dan bantuan serta untuk membubuhkan tanda tangannya di atas lukisan bilamana telah selesai pembuatannya.

           

            Dalam perencanaannya setelah selesai, karya ini akan di gantung pada salah satu sisi luar Gedung Gelora Bung Karno (Senayan Jakarta) tepat Hari Kemerdekaan Repulik Indonesia ke 63 tahun, tanggal 17 Agustus 2008.

           

            Kemudian sesudah itu kembali di bawa keliling Indonesia dengan cara pemasangan di bentangkan mengelilingi lapangan sepak bola. Cara ini di pakai karena tidak semua daerah mempunyai tempat yang memadai untuk menggantung Lukisan Peta Indonesia.

 

            Seluruh detail kegiatan harian, apa yang kami kerjakan, dengan siapa kami bertemu dan lain lain yang berhubungan dengan kronologi pembuatan Lukisan Peta Indonesia. Setiap harinya kami perbaharui dan menambah dokumentasi perkembangan terakhir dengan membuat jurnal harian pada web blog kami di alamat http://indonesiatanahairku.wordpress.com Jurnal yang sama kami publikasikan juga dengan cara mengirirm surat elektronik kepada seluruh media televisi, radio dan koran lokal serta nasional.

           

            Adapun maksud dan tujuan surat kami ini adalah untuk menyampaikan rencana kunjungan di Propinsi DKI Jakarta dalam rangka kegiatan tersebut di atas serta :

 

Keinginan untuk                   : Audiens

Dengan maksud dan tujuan  : Mendapatkan dukungan, bantuan serta tanda  tangannya  diatas  lukisan  bilamana

                                                telah selesai pembuatannya.

 

Adapun rencana kunjungan dan kegiatan tersebut pada :

 

Hari / tanggal                       : Rabu 07 Mei 2008

Jam                                    : Sampai dengan selesai.

Mengunjungi                       : Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi DKI Jakarta.

 

                                              

Bersama ini kami juga sertakan lampiran :

·        Pas photo.

·        Photo copy KTP.

·        Rencana dan Kegiatan Harian.

·        Kebutuhan dan Biaya.

 

Demikianlah maksud dan tujuan surat kami ini serta mohon maaf bila ada kalimat yang tidak berkenan. Sekian dan terima kasih.

 

 

Hormat kami dan salam cinta Tanah Air.

 

 

 

Denny Ramagiwa Ratulangi

Pelukis      dan       Konseptor

 

Tembusan tembusan :

1.       Presiden Republik Indonesia di Jakarta.

2.       Wakil Presiden Republik Indonesia di Jakarta.

3.       Gubernur Propinsi DKI Jakarta.

 

 

 

01
Mei
08

Ekspresi Cinta Tanah Air.

Mengekspresikan rasa Cinta Tanah Air dalam bentuk Lukisan Peta Indonesia yang menceritakan…………………………… tentang Bumi Pertiwi.

Ukurannya 24 X 57 meter, dan bila di bentangkan bisa menutupi lingkar penuh lapangan sepak bola sepanjang 3 X 320 meter !

01
Mei
08

Membawa surat di DKI Jakarta.

Kemarin, Rabu 30 April 2008 seluruh surat untuk Presiden dan Wakil Presiden, Gubernur serta 6 kantor dinas yang ada hubungannya dgn data untuk Pembuatan Lukisan Peta Indonesia baru selesai sore sekitar jam 14:35. Pengalaman yang baik, bahwa administrasi mempunyai tantangan tersendiri untuk mendapatkan hasil yang baik. Proses dan pekerjaan dari konsep, ketik, edit, photo copy, memasukkan ke dalam amplop hingga pengiriman semua dilakukan sendiri, dan ternyata cukup memerlukan perhatian serta waktu tersendiri. Namun demikian semangat slalu prima dalam mengerjakan semuanya. Dan berikut laporannya.

14:55 Tiba di Kantor Dinas Pariwisata Propinsi DKI Jakarta Jl. Kuningan Barat No. 2, Jakarta Selatan. Ruang penerimaan surat ada di lantai dasar, samping kiri ruang tunggu. Di persilahkan duduk dan di terima dengan baik, sopan dan ramah oleh Ibu Sri Rejeki. Sesudah mendapatkan tanda terima dan berbincang sedikit, saya pamitan.

15:30 Tiba di Kantor Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Propinsi DKI Jakarta. Gedung Nyi Ageng Serang, Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C 22 Kuningan Jakarta Selatan. Ruang penerimaan surat ada di lantai 3 belok kiri sesudah keluar dari lift. Diterima oleh Bapak M. Sani, di meja kerjanya hanya ada 1 kursi saja untuk Bapak M. Sani. Jadi pembawa surat atau siapaun yang bertemu dengannya jelas harus berdiri. Dan ketika saya bertanya apakah ada kursi untuk duduk, di jawab tidak ada. Padahal 3 meter samping kanan saya ada kursi kosong yang tidak di gunakan. Tentunya tidak sopan bila saya harus mengambil tanpa minta ijin. Sesudah menerima tanda terima saya pamitan.

Dari kantor tersebut saya menuju ke arah Silang Monas melewati jalan HR Rasuna Said ( Kawasan Kuningan ) berputar di depan Gedung Granadi. Sebelum melewati jembatan Casablanca, hujan deras turun. Terpaksa berhenti sebentar untuk saya menggunakan mantel hujan. Jam sudah menunjukan pukul 16:45. Sedikit berpikir apakah akan melanjutkan perjalanan menuju kawasan Monas karena hari sudah sore. Tapi sambil menghitung waktu dan melihat kebutuhan, saya memutuskan melanjutkan perjalanan menuju Kawasan Monas. Setidaknya kalaupun kantor sudah tutup bisa mendapatka info tentang apakah alamat yang di tuju benar. Hujan deras sepanjang jalan, namun hingga di depan Kawasan Monas tepatnya depan Kantor Gubernur, hujan sudah reda

18:20 Tepat di depan Kantor Gubernur. Info di pos penjagaan, bagian penerimaan surat lantai V sudah tutup. Saya melanjutkan perjalanan memutari setengah lingkar Kawasan Monas, dan tiba di Gedung Sekneg Jl. Veteran No 18 Jakarta 10110. Disini ada bagian penerimaan surat untuk Presiden RI. Ruang atau bagian penerimaan surat berada di basement.

Bagian depan kantor Sekneg, sisi samping dan pintu masuk menuju ruang penerimaan surat.

18:30 Loket penerimaan surat sudah tutup, tapi ruang kerja masih ada beberapa pegawai. Diterima oleh Bapak Sutrisno, sambil duduk saya mencoba bertanya dan sedikit menjelaskan maksud serta tujuan. Setelah membuka dan periksa surat, saya mendapatkan koreksi untuk merubah beberapa alamat tujuan surat tembusan. Wah, beruntung sekali bisa mendapatkan koreksi untuk hasil yang terbaik. Akhirnya surat untuk Presiden saya bawa kembali untuk di betulkan, khusus hanya surat tembusan saja yang akan di perbaiki. Dan hari Jumat akan di bawa kembali. Setelah mengucapkan terima kasih, saya pamitan.

Demikian jurnal kegiatan hari Kamis 30 April 2008