30
Apr
08

Persiapan untuk DKI Jakarta.

Malam sudah mulai larut. Saya masih sibuk memfile surat surat yang tadi selesai di ketik untuk :

  1. Presiden Republik Indonesia Bapak Dr.H. Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta.
  2. Wakil Presiden Republik Indonesia Drs.H. Muhammad Jusuf Kalla di Jakarta.

<!–[if !supportLists]–>3. <!–[endif]–>Gubernur Kepala Daerah Propinsi DKI Jakarta Bapak DR Ing H Fauzi Bowo di Jl. Merdeka Selatan Blok.8-9 Jakarta Pusat.

  1. Kepala Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Propinsi DKI Jakarta Pinondang Simanjuntak, SH, M.Si di Gedung Nyi Ageng Serang Jl. H.R. Rasuna Said Kav. C 22 Kuningan Jakarta Selatan.
  2. Kepala Dinas Pariwisata Propinsi DKI Jakarta Dr. Arie Budiman, M.Si di Jl. Kuningan Barat No. 2, Jakarta Selatan.
  3. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi DKI Jakarta Drs. Suharsono, MM di Jl. Gunung Sahari Raya No. 11 Jakarta Pusat.
  4. Kepala Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Propinsi DKI Jakarta drh. Edy Setiarto, Msi di Jl. Gunung Sahari Raya No. 11 Jakarta Pusat.
  5. Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Propinsi DKI Jakarta Ir. Maurits Napitupulu di Jl. Gunung Sahari Raya No. 11, Jakarta Pusat.
  6. Kepala Dinas Pertambangan Propinsi DKI Jakarta Ir. Peni Susanti Dipl. Est di Jl. Raya Jatinegara Timur No. 55 Jakarta Timur.

 

Melihat perkembangan yang terjadi sampai malam ini, ada kemungkinan terjadi perubahan untuk jadwal kunjungan ke 33 propinsi di Indonesia seperti jadwal yang sudah saya lampirkan dalam jurnal tanggal 16 April 2008. Jadwal tersebut sengaja tidak saya hapus untuk menjadi bahan perbandingan terhadap realisasi yang sudah terlaksana. Segala daya upaya di lakukan untuk mewujudkan impian yang sudah lama terpendam dalam ruang cita cita. Sadar sepenuhnya bahwa segala sesuatu mempunyai ruang dan waktunya sendri. Proses terhadapnya berjalan terus, berpikir, mengevaluasi, bekerja, bergerak dana melakukan apa saja yang berhubungan dengan impian.

Berikut ini adalah copy surat untuk Presiden RI.

Jakarta 29 April 2008.

Kepada yth :

Presiden Republik Indonesia.

Bapak Dr.H. Susilo Bambang Yudhoyono

Di Jakarta.

Dengan hormat.

Terlebih dahulu ijinkan kami memperkenalkan diri.

Nama : Denny Ramagiwa Ratulangi.

Jenis kelamin : Pria.

Usia : 39 tahun.

Status perkawinan : Menikah.

Nomor KTP : 3276022001690001.

Alamat tinggal : …………………….. ( sementara belum untuk di muat, kecuali nomor telepon )

Kebayoran Baru Jakarta Selatan

12150.

Telepon : 0815 1007 5007

Saat ini kami sedang merealisasikan satu karya Pembuatan Lukisan Peta Indonesia sebesar 24 X 57 meter bila di gantung. Atau menjadi 3 X 320 meter bila di bentangkan, ukuran ini sama dengan memanjang melingkari penuh lapangan sepak bola dengan ukuran 103 X 65 meter. Ini adalah ukuran Lukisan Peta terbesar di Indonesia dan bahkan di dunia. Ide original ini di kerjakan sebagai salah satu bentuk kecintaan kami kepada Tanah Air Indonesia. Sekaligus memperingati Satu Abad Hari Kebangkitan Nasional di tahun 2008 ini.

Satu cita cita dan kerinduan berbuat sesuatu bagi Tanah Air Tercinta. Menyampaikan dan menceritakan kepada masyarakat untuk semakin mengenali dan mencintai serta mensyukuri seluruh keaneka ragaman kekayaan Bumi Pertiwi. Dan kami meyakini dengan ukuran sebesar, selebar dan sepanjang itu dapat menarik perhatian masyarakat untuk melihat, belajar, memahami dan semakin menyadari secara utuh, inilah Bangsa yang besar. Negara Kepulauan Indonesia.

Lukisan Peta Indonesia ini melukiskan dan menceritakan kekayaan kandungan bumi flora dan fauna, aneka budaya, ragam sejarah peninggalan, peta perjuangan hingga pahlawan pelaku sejarahnya. Serta tentunya hal yang sangat penting adalah peta pariwisata baik yang sudah berjalan maupun yang berpotensi. Dan untuk mendapatkan data data yang lengkap serta akurat, kami melakukan perjalanan keliling Indonesia ke 33 propinsi. Kami mendatangi Kantor Dinas / Wilayah terkait data data yang diperlukan. Mengambil data dan membuat lukisan langsung di tempat tersebut.

Sebagai satu bentuk rasa Cinta Tanah Air dan kenang kenangan serta tanda telah turut berpartisipasi pada pembuatan Lukisan Peta Indonesia. Setiap Gubernur Kepala Daerah, tidak menutup kemungkinan untuk Walikota atau Bupati. Kepala Kantor Dinas Atau Kepala Kantor Wilayah kami sediakan ruang khusus dalam Lukisan Peta Indonesia sesuai dengan daerahnya untuk membubuhkan tanda tangan dan nama lengkapnya.

Dalam perencanaan setelah selesai, Lukisan Peta Indonesia akan di gantung pada sisi luar Gedung Gelora Bung Karno ( Senayan Jakarta ) tepat pada Hari Kemerdekaan Repulik Indonesia ke 63 tahun tanggal 17 Agustus 2008. Kemudian sesudah itu kembali di bawa keliling Indonesia dengan cara pemasangan di bentangkan mengelilingi lapangan sepak bola. Cara ini di pakai karena tidak semua daerah mempunyai tempat yang memadai untuk menggantung Lukisan Peta Indonesia.

Selain untuk mendapatkan data yang akurat, kami juga mencari dukungan, sponsor sponsor serta menggalang dana dengan melakukan perjalanan keliling Indonesia ke 33 propinsi. Bertemu Gubernur, bila memungkinkan Walikota maupun Bupati, Kepala Kantor Wilayah atau Kepala Kantor Dinas terkait data data pembuatan Lukisan Peta Indonesia.

Seluruh detail kegiatan harian, apa yang kami kerjakan, dengan siapa kami bertemu dll yang berhubungan dengan kronologi pembuatan Lukisan Peta Indonesia. Setiap harinya kami perbaharui dan menambah dokumentasi perkembangan terakhir dengan membuat jurnal harian pada web blog kami di alamat http://indonesiatanahairku.wordpress.com Jurnal yang sama kami publikasikan juga dengan cara mengirirm surat elektronik kepada seluruh media televisi, radio dan koran lokal serta nasional.

Bersama ini kami juga melampirkan Pas photo, Photo copy KTP, Rencana Kegiatan Harian, Kebutuhan dan Biaya serta Lembar untuk di isi dengan saran, kesan, tanggapan, ataupun bila berkenan mendapatkan bantuan maupun sumbangan tertulis.

Dalam kesempatan melalui surat ini. Kami memohon ijin untuk mendapatkan waktu dan kesempatan Audiens dengan Presiden Republik Indonesia Bapak Dr.H. Susilo Bambang Yudhoyono. Mengenai waktu kami serahkan kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Dr.H. Susilo Bambang Yudhoyono.

Dengan maksud dan tujuan mendapatkan saran, dukungan dan bila berkenan mendapatkan bantuan maupun sumbangan sehubungan dengan kegiatan pembuatan Lukisan Peta Indonesia dengan besar ukuran 24 X 57 meter. Ini adalah ukuran Lukisan Peta terbesar di Indonesia dan di dunia. Ide original ini di kerjakan sendiri sebagai salah satu bentuk kecintaan kami kepada Tanah Air Indonesia. Sekaligus memperingati Satu Abad Hari Kebangkitan Nasional di tahun 2008 ini.

Demikianlah maksud dan tujuan surat kami. Mohon maaf yang sebesar besarnya bila ada kalimat yang kurang berkenan. Sekian dan terima kasih.

Hormat kami dan salam Cinta Tanah Air

Denny Ramagiwa Ratulangi

Konseptor dan Pelukis

Ini adalah copy surat untuk Wakil Presiden RI. Isinya tidak jauh berbeda.

Jakarta 29 April 2008.

Kepada yth :

Wakil Presiden Republik Indonesia.

Drs.H. Muhammad Jusuf Kalla

Di Jakarta.

Dengan hormat.

Terlebih dahulu ijinkan kami memperkenalkan diri.

Nama : Denny Ramagiwa Ratulangi.

Jenis kelamin : Pria.

Usia : 39 tahun.

Status perkawinan : Menikah.

Nomor KTP : 3276022001690001.

Alamat tinggal : ………………………

Kebayoran Baru Jakarta Selatan

12150.

Telepon : 0815 1007 5007

Saat ini kami sedang merealisasikan satu karya Pembuatan Lukisan Peta Indonesia sebesar 24 X 57 meter bila di gantung. Atau menjadi 3 X 320 meter bila di bentangkan, ukuran ini sama dengan memanjang melingkari penuh lapangan sepak bola dengan ukuran 103 X 65 meter. Ini adalah ukuran Lukisan Peta terbesar di Indonesia dan bahkan di dunia. Ide original ini di kerjakan sebagai salah satu bentuk kecintaan kami kepada Tanah Air Indonesia. Sekaligus memperingati Satu Abad Hari Kebangkitan Nasional di tahun 2008 ini.

Satu cita cita dan kerinduan berbuat sesuatu bagi Tanah Air Tercinta. Menyampaikan dan menceritakan kepada masyarakat untuk semakin mengenali dan mencintai serta mensyukuri seluruh keaneka ragaman kekayaan Bumi Pertiwi. Dan kami meyakini dengan ukuran sebesar, selebar dan sepanjang itu dapat menarik perhatian masyarakat untuk melihat, belajar, memahami dan semakin menyadari secara utuh, inilah Bangsa yang besar. Negara Kepulauan Indonesia

Lukisan Peta Indonesia ini melukiskan dan menceritakan kekayaan kandungan bumi flora dan fauna, aneka budaya, ragam sejarah peninggalan, peta perjuangan hingga pahlawan pelaku sejarahnya. Serta tentunya hal yang sangat penting adalah peta pariwisata baik yang sudah berjalan maupun yang berpotensi. Dan untuk mendapatkan data data yang lengkap serta akurat, kami melakukan perjalanan keliling Indonesia ke 33 propinsi. Kami mendatangi Kantor Dinas / Wilayah terkait data data yang diperlukan. Mengambil data dan membuat lukisan langsung di tempat tersebut.

Sebagai satu bentuk rasa Cinta Tanah Air dan kenang kenangan serta tanda telah turut berpartisipasi pada pembuatan Lukisan Peta Indonesia. Setiap Gubernur Kepala Daerah, tidak menutup kemungkinan untuk Walikota atau Bupati. Kepala Kantor Dinas Atau Kepala Kantor Wilayah kami sediakan ruang khusus dalam Lukisan Peta Indonesia sesuai dengan daerahnya untuk membubuhkan tanda tangan dan nama lengkapnya.

Dalam perencanaan setelah selesai, Lukisan Peta Indonesia akan di gantung pada sisi luar Gedung Gelora Bung Karno ( Senayan Jakarta ) tepat pada Hari Kemerdekaan Repulik Indonesia ke 63 tahun tanggal 17 Agustus 2008. Kemudian sesudah itu kembali di bawa keliling Indonesia dengan cara pemasangan di bentangkan mengelilingi lapangan sepak bola. Cara ini di pakai karena tidak semua daerah mempunyai tempat yang memadai untuk menggantung Lukisan Peta Indonesia.

Selain untuk mendapatkan data yang akurat, kami juga mencari dukungan, sponsor sponsor serta menggalang dana dengan melakukan perjalanan keliling Indonesia ke 33 propinsi. Bertemu Gubernur, bila memungkinkan Walikota maupun Bupati, Kepala Kantor Wilayah atau Kepala Kantor Dinas terkait data data pembuatan Lukisan Peta Indonesia.

Seluruh detail kegiatan harian, apa yang kami kerjakan, dengan siapa kami bertemu dll yang berhubungan dengan kronologi pembuatan Lukisan Peta Indonesia. Setiap harinya kami perbaharui dan menambah dokumentasi perkembangan terakhir dengan membuat jurnal harian pada web blog kami di alamat http://indonesiatanahairku.wordpress.com Jurnal yang sama kami publikasikan juga dengan cara mengirirm sur elektronik kepada seluruh media televisi, radio dan koran lokal serta nasional.

Bersama ini kami juga melampirkan Pas photo, Photo copy KTP, Rencana Kegiatan Harian, Kebutuhan dan Biaya serta Lembar untuk di isi dengan saran, kesan, tanggapan, ataupun bila berkenan mendapatkan bantuan maupun sumbangan tertu

Dalam kesempatan melalui surat ini. Kami memohon ijin untuk mendapatkan waktu dan kesempatan Audiens dengan Wakil Presiden Republik Indonesia Bapak Drs.H. Muhammad Jusuf Kalla. Mengenai waktu kami serahkan kepada Wakil Presiden Republik Indonesia Bapak Drs.H. Muhammad Jusuf Kalla.

Dengan maksud dan tujuan mendapatkan saran, dukungan dan bila berkenan mendapatkan bantuan maupun sumbangan sehubungan dengan kegiatan pembuatan Lukisan Peta Indonesia dengan besar ukuran 24 X 57 meter. Ini adalah ukuran Lukisan Peta terbesar di Indonesia dan di dunia. Ide original ini di kerjakan sendiri sebagai salah satu bentuk kecintaan kami kepada Tanah Air Indonesia. Sekaligus memperingati Satu Abad Hari Kebangkitan Nasional di tahun 2008 ini.

Demikianlah maksud dan tujuan surat kami. Mohon maaf yang sebesar besarnya bila ada kalimat yang kurang berkenan. Sekian dan terima kasih.

Hormat kami dan salam Cinta Tanah Air

Denny Ramagiwa Ratulangi

Konseptor dan Pelukis

Ini adalah surat untuk Gubernur Kepala Daerah Propinsi DKI Jakarta.

Jakarta 29 April 2008
Kepada yth

Gubernur Kepala Daerah Propinsi

DKI Jakarta.

Bapak DR Ing H Fauzi Bowo.

di Jakarta.

Dengan hormat.

Terlebih dahulu ijinkan kami memperkenalkan diri.

Nama : Denny Ramagiwa Ratulangi.

Jenis kelamin : Pria.

Usia : 39 tahun.

Status perkawinan : Menikah.

Nomor KTP : 3276022001690001.

Alamat tinggal :………………………………………..

Kebayoran Baru Jakarta Selatan

12150.

Telepon : 0815 1007 5007

Saat ini kami sedang merealisasikan satu karya Pembuatan Lukisan Peta Indonesia sebesar 24 X 57 meter bila di gantung. Atau menjadi 3 X 320 meter bila di bentangkan, ukuran ini sama dengan memanjang melingkari penuh lapangan sepak bola dengan ukuran 103 X 65 meter. Ini adalah ukuran Lukisan Peta terbesar di Indonesia dan bahkan di dunia. Ide original ini di kerjakan sebagai salah satu bentuk kecintaan kami kepada Tanah Air Indonesia. Sekaligus memperingati Satu Abad Hari Kebangkitan Nasional di tahun 2008 ini.

Satu cita cita dan kerinduan berbuat sesuatu bagi Tanah Air Tercinta. Menyampaikan dan menceritakan kepada masyarakat untuk semakin mengenali dan mencintai serta mensyukuri seluruh keaneka ragaman kekayaan Bumi Pertiwi. Dan kami meyakini dengan ukuran sebesar, selebar dan sepanjang itu dapat menarik perhatian masyarakat untuk melihat, belajar, memahami dan semakin menyadari secara utuh, inilah Bangsa yang besar. Negara Kepulauan Indonesia.

Lukisan Peta Indonesia ini melukiskan dan menceritakan kekayaan kandungan bumi flora dan fauna, aneka budaya, ragam sejarah peninggalan, peta perjuangan hingga pahlawan pelaku sejarahnya. Serta tentunya hal yang sangat penting adalah peta pariwisata baik yang sudah berjalan maupun yang berpotensi. Dan untuk mendapatkan data data yang lengkap serta akurat, kami melakukan perjalanan keliling Indonesia ke 33 propinsi. Kami mendatangi kantor dinas terkait data data yang diperlukan. Mengambil data dan membuat lukisan langsung di tempat tersebut.

Sebagai satu bentuk rasa Cinta Tanah Air dan kenang kenangan serta tanda telah turut berpartisipasi pada pembuatan Lukisan Peta Indonesia. Setiap Gubernur Kepala Daerah, tidak menutup kemungkinan untuk Walikota atau Bupati. Kepala Kantor Wilayah Atau Kepala Kantor Dinas kami sediakan ruang khusus dalam Lukisan Peta Indonesia sesuai dengan daerahnya untuk membubuhkan tanda tangan dan nama lengkapnya.

Dalam perencanaan setelah selesai, Lukisan Peta Indonesia akan di gantung pada sisi luar Gedung Gelora Bung Karno ( Senayan Jakarta ) tepat pada Hari Kemerdekaan Repulik Indonesia ke 63 tahun tanggal 17 Agustus 2008. Kemudian sesudah itu kembali di bawa keliling Indonesia dengan cara pemasangan di bentangkan mengelilingi lapangan sepak bola. Cara ini di pakai karena tidak semua daerah mempunyai tempat yang memadai untuk menggantung Lukisan Peta Indonesia.

Selain untuk mendapatkan data yang akurat, kami juga mencari dukungan, sponsor sponsor serta menggalang dana dengan melakukan perjalanan keliling Indonesia ke 33 propinsi. Bertemu Gubernur, bila memungkinkan Walikota maupun Bupati, Kepala Kantor Wilayah atau Kepala Kantor Dinas terkait data data pembuatan Lukisan Peta Indonesia.

Seluruh detail kegiatan harian, apa yang kami kerjakan, dengan siapa kami bertemu dll yang berhubungan dengan kronologi pembuatan Lukisan Peta Indonesia. Setiap harinya kami perbaharui dan menambah dokumentasi perkembangan terakhir dengan membuat jurnal harian pada web blog kami di alamat http://indonesiatanahairku.wordpress.com Jurnal yang sama kami publikasikan juga dengan cara mengirirm surat elektronik kepada seluruh media televisi, radio dan koran lokal serta nasional.

Dalam kesempatan melalui surat ini, kami memohon ijin sekaligus menyampaikan bahwa pada :

Hari / tanggal : Senin 05 Mei 2008 sampai dengan

Hari / tanggal : Kamis 08 Mei 2008 ( selama 4 hari ) kami akan berada di

Propinsi : Daerah Khusus Ibukota Jakarta mengunjungi Kantor Dinas terkait data yang di butuhkan untuk mengambil data sekaligus membuat lukisan di tempat tersebut. Kantor Kantor Dinas yang akan kami kunjungi adalah sebagai berikut :

1. Kantor Dinas Kebudayaan dan Permuseuman.

2. Kantor Dinas Pariwisata.

3. Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan

4. Kantor Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan

5. Kantor Dinas Pertanian dan Kehutanan

6. Kantor Dinas Pertambangan.

Bersama ini kami juga melampirkan Pas photo, Photo copy KTP, Rencana Kegiatan Harian, Kebutuhan dan Biaya serta Lembar untuk di isi dengan saran, kesan, tanggapan, ataupun bila berkenan mendapatkan bantuan maupun sumbangan tertulis.

Sangat besar harapan selama mengunjungi Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta kami mendapatkan kesempatan untuk Audiens dengan Gubernur Kepala Daerah Khusus Ibu Jakarta Dengan maksud dan tujuan mendapatkan saran, dukungan dan bila berkenan mendapatkan bantuan maupun sumbangan sehubungan dengan kegiatan pembuatan Lukisan Peta Indonesia dengan besar ukuran 24 X 57 meter. Ini adalah ukuran Lukisan Peta terbesar di Indonesia dan di dunia. Ide original ini di kerjakan sebagai salah satu bentuk kecintaan kami kepada Tanah Air Indonesia. Sekaligus memperingati Satu Abad Hari Kebangkitan Nasional di tahun 2008 ini.

Demikianlah maksud dan tujuan surat kami ini serta mohon maaf bila ada kalimat yang tidak berkenan. Sekian dan terima kasih.

Hormat kami dan salam cinta Tanah Air.

Denny Ramagiwa Ratulangi

Konseptor dan Pelukis

 

Tembusan tembusan.

  1. Presiden Republik Indonesia di Jakarta.
  2. Wakil Presiden Republik Indonesia di Jakarta.
  3. Kantor Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Propinsi DKI Jakarta.
  4. Kantor Dinas Pariwisata Propinsi DKI Jakarta.
  5. Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi DKI Jakarta.
  6. Kantor Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Propinsi DKI Jakarta..

<!–[if !supportLists]–>7. <!–[endif]–>Kantor Dinas Pertanian dan Kehutanan Propinsi DKI Jakarta.

<!–[if !supportLists]–>8. <!–[endif]–>Kantor Dinas Pertambangan Propinsi DKI Jakarta.


Dan berikut ini adalah surat untuk Kepala Kantor Dinas tersebut di atas.

Jakarta. 29 April 2008

Kepada yth:

Dengan hormat.

Terlebih dahulu ijinkan kami memperkenalkan diri.

Nama : Denny Ramagiwa Ratulangi.

Jenis kelamin : Pria.

Usia : 39 tahun.

Status perkawinan : Menikah.

Nomor KTP : 3276022001690001.

Alamat tinggal : ……………………………………

Kebayoran Baru Jakarta Selatan

12150.

Telepon : 0815 1007 5007

Saat ini kami sedang merealisasikan satu karya Pembuatan Lukisan Peta Indonesia sebesar 24 X 57 meter bila di gantung. Atau menjadi 3 X 320 meter bila di bentangkan, ukuran ini sama dengan memanjang melingkari penuh lapangan sepak bola dengan ukuran 103 X 65 meter. Ini adalah ukuran Lukisan Peta terbesar di Indonesia dan bahkan di dunia. Ide original ini di kerjakan sebagai salah satu bentuk kecintaan kami kepada Tanah Air Indonesia. Sekaligus memperingati Satu Abad Hari Kebangkitan Nasional di tahun 2008 ini.

Satu cita cita dan kerinduan berbuat sesuatu bagi Tanah Air Tercinta. Menyampaikan dan menceritakan kepada masyarakat untuk semakin mengenali dan mencintai serta mensyukuri seluruh keaneka ragaman kekayaan Bumi Pertiwi. Dan kami meyakini dengan ukuran sebesar, selebar dan sepanjang itu dapat menarik perhatian masyarakat untuk melihat, belajar, memahami dan semakin menyadari secara utuh, inilah Bangsa yang besar. Negara Kepulauan Indonesia.

Lukisan Peta Indonesia ini melukiskan dan menceritakan kekayaan kandungan bumi flora dan fauna, aneka budaya, ragam sejarah peninggalan, peta perjuangan hingga pahlawan pelaku sejarahnya. Serta tentunya hal yang sangat penting adalah peta pariwisata baik yang sudah berjalan maupun yang berpotensi. Dan untuk mendapatkan data data yang lengkap serta akurat, kami melakukan perjalanan keliling Indonesia ke 33 propinsi. Kami mendatangi Kantor Dinas / Wilayah terkait data data yang diperlukan. Mengambil data dan membuat lukisan langsung di tempat tersebut.

Sebagai satu bentuk rasa Cinta Tanah Air dan kenang kenangan serta tanda telah turut berpartisipasi pada pembuatan Lukisan Peta Indonesia. Setiap Gubernur Kepala Daerah, tidak menutup kemungkinan untuk Walikota atau Bupati. Kepala Kantor Dinas Atau Kepala Kantor Wilayah kami sediakan ruang khusus dalam Lukisan Peta Indonesia sesuai dengan daerahnya untuk membubuhkan tanda tangan dan nama lengkapnya.

Dalam perencanaan setelah selesai, Lukisan Peta Indonesia akan di gantung pada sisi luar Gedung Gelora Bung Karno ( Senayan Jakarta ) tepat pada Hari Kemerdekaan Repulik Indonesia ke 63 tahun tanggal 17 Agustus 2008. Kemudian sesudah itu kembali di bawa keliling Indonesia dengan cara pemasangan di bentangkan mengelilingi lapangan sepak bola. Cara ini di pakai karena tidak semua daerah mempunyai tempat yang memadai untuk menggantung Lukisan Peta Indonesia.

Selain untuk mendapatkan data yang akurat, kami juga mencari dukungan, sponsor sponsor serta menggalang dana dengan melakukan perjalanan keliling Indonesia ke 33 propinsi. Bertemu Gubernur, Kepala kantor Dinad atau Kepala Kantor Wilayah terkait data data pembuatan Lukisan Peta Indonesia. Bila memungkinkan juga bertemu Walikotamadya maupun Bupati.

Seluruh detail kegiatan harian, apa yang kami kerjakan, dengan siapa kami bertemu dll yang berhubungan dengan kronologi pembuatan Lukisan Peta Indonesia. Setiap harinya kami perbaharui dan menambah dokumentasi perkembangan terakhir dengan membuat jurnal harian pada web blog kami di alamat http://indonesiatanahairku.wordpress.com Jurnal yang sama kami publikasikan juga dengan cara mengirirm surat elektronik kepada seluruh media televisi, radio dan koran lokal serta nasional.

Dalam kesempatan melalui surat ini, kami memohon ijin sekaligus menyampaikan bahwa pada :

Hari / tanggal : Kamis 08 Mei 2008

Sejak jam : s/d selesainya

Kami akan berada di Kantor Dinas Pertambangan Propinsi DKI Jakarta.

Untuk melakukan kegiatan mengambil data dan secara langsung membuat Lukisan Peta Indonesia. Dan adapun ruang yang kami butuhkan bisa di dalam ataupun di luar ruang dengan luas 2 X 2 meter saja.

Bersama ini kami juga melampirkan : 1. Identitas diri Pas photo, Photo copy KTP, 2. Rencana Kegiatan Harian, 3. Kebutuhan dan Biaya, 4. Lembar untuk di isi dengan Saran, Kesan, Tanggapan, Bantuan ataupun Sumbangan tertulis.

Demikianlah maksud dan tujuan surat kami. Dengan harapan mendapatkan dukungan dan bantuan. Mohon maaf yang sebesar besarnya bila ada kalimat yang kurang berkenan. Sekian dan terima kasih.

Hormat kami dan salam Cinta Tanah Air

 

Denny Ramagiwa Ratulangi

Konseptor dan Pelukis

Ini adalah lampiran yang terlampir ke seluruh surat surat tersebut di atas.

A. Rencana dan Kegiatan Harian

Rencana dan kegiatan harian kedepan dalam kunjungan ke 33 Propinsi hingga selesainya adalah sebagai berikut:

1. <!–[endif]–>Mengirim surat pemberitahuan Ide, Dasar Pemikiran, Rencana dan Konsep kepada Presiden, Wakil Presiden RI, Menteri menteri Departemen terkait, Gubernur, Walikota, Bupati dan Kepala Kantor terkait data yang di butuhkan di 33 propinsi dengan tembusan tembusannya,

<!–[if !supportLists]–>2. <!–[endif]–>Membuat Jurnal harian setiap pagi atau sore dan malam hari mengenai rencana kunjungan serta kegiatan. Kemudian pada sore atau malam hari meng up date realisasi seluruh kronologi kegiatan satu hari tersebut. Jurnal dan Dokumentasi dapat di akses pada website blog kami di alamat http://indonesiatanahairku.wordpress.com Dan dengan jurnal yang sama kami kirimkan juga melalui email ke Media Televisi, Radio serta Koran Lokal maupun Nasional.

<!–[if !supportLists]–>3. <!–[endif]–>Setiap Propinsi yang di kunjungi, kami berharap setiap pimpinan tersebut di atas bersedia membubuhkan tanda tangannya pada salah satu bagian Lukisan Peta Indonesia, setelah data yang kami ambil di propinsi tersebut selesai di lukis. Sekaligus juga di harapkan Gubernur memberikan satu semboyan ataupun kalimat dalam bahasa daerahnya yang bila di terjemahkan ke bahasa Indonesia menjadi kalimat SAYA CINTA INDONESIA, sebagai ungkapan rasa cinta Tanah Air. Sehingga nantinya akan terkumpul sekitar 33 ungkapan bahasa daerah yang menyatakan Aku Cinta Indonesia.

<!–[if !supportLists]–>4. <!–[endif]–>Sekaligus dalam kegitan ini kami sangat berkeinginan mengkoleksi lambang ataupun pin setiap propinsi yang kami kunjungi.

<!–[if !supportLists]–>5. <!–[endif]–>Targetnya, Lukisan Peta Indonesia ini akan di sisi luar Gedung Olah Raga Bung Karno Jakarta tepat pada Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 2008. Melihat waktu yang tersedia adalah tiga bulan kerja dihitung sejak bulan April. Maka kami sangat mengoptimalkan waktu yang tersedia untuk mencapai target tersebut. Adapun jadwal lengkap perjalanan kunjungan ke 33 propinsi dapat dilihat pada lampiran.

Setelah Lukisan Peta Indonesia selesai secara keseluruhan dengan ukuran 24 X 57 meter. Lukisan tersebut kami bawa kembali ke Jakarta untuk dalam perencanaannya di gantung di sisi luar Gedung Olah Raga Bung Karno (Istora Senayan) selama beberapa hari.

6. <!–[endif]–>Lamanya hari kegiatan di Gedung Olah Raga Bung Karno belum bisa di perkirakan. Mengingat kemungkinan terjadinya perkembangan sangat besar yang akan melibatkan perwakilan perwakilan propinsi dan departemen departemen terkait dan lain lainnya dalam paket acara tersebut.

Kemudian sesudah itu di bawa keliling Indonesia mengunjungi setiap Propinsi dan di pasang memanjang melingkari lapangan sepak bola dengan ukuran menjadi 3 X 320 meter selama beberapa hari.

7. <!–[endif]–>Lamanya kunjungan ke setiap propinsi setelah lukisan selesai masih belum terencana. Masih melihat perkembangan selanjutnya. Karena besar kemungkinan terjadi perkembangan sangat besar, antara lain kemungkinan adanya acara acara tambahan menjadi satu paket dalam setiap kunjungan yang sangat mungkin setiap Propinsi dan Kantor Wilayah terkait akan melibatkan diri dalam kesempatan ini untuk hal hal yang berhubungan. Dan lain lainnya.

B. Kebutuhan dan Biaya.

A. Biaya untuk material lukisan dan selama perjalan adalah sebagai berikut.

 

1. Kain Drill @ Rp 27.500.- X 1000 meter Rp 27.500.000.-

2. Cat Textil, Kuas dan peralatan lain Rp 15.000.000.-

3. Jahit kain (untuk sambungan) Rp 7.500.000.-

4. Dokumentasi dan alat alatnya Rp 10.000.000.-

5. Transportasi, Akomodasi, Komunikasi (dihitung rata-rata)

4 hari / propinsi X 33 propinsi X @ Rp 250.000.- Rp 33.000.000.-

Jumlah Rp 93.000.000.-

Biaya tak terduga 20 % Rp 18.600.000.-

Total Rp 111.600.000.-

B. Biaya untuk material konstruksi bentangan peta.

1. Pipa hitam diameter ¾ inci @ Rp 85.000 X 100 btng Rp 8.500.000.-

2. Pembuatan sambungan pipa @ Rp 10.000 X 400 titik Rp 4.000.000.-

3. Kabel baja diameter 6mm @ Rp 8.500 X 1000 m Rp 8.500.000.-

4. Segel sling @Rp 1.500 X 3 bh X 400 sambungan Rp 1.200.000.-

5. Ring lubang kain / dan ongkos pasang @ rp 2.000 X 500 lb Rp 1.000.000.-

6. Katrol manual @ Rp 150.000 X 20 bh Rp 3.000.000.-

7. Tali katrol @ Rp 5.000 X 100 X 20 ptng Rp 10.000.000.-

8. Crew 25 orang X @ Rp 75.000 X 15 hari Rp 28.125.000.-

9. Transportasi dan alat kerja Rp 10.000.000.-

10. Palang Merah Indonesia 15 hari stand by Rp 10.000.000.-

Jumlah Rp 75.325.000.-

Biaya tak terduga 20 % Rp 15.065.000.-

Total Rp 90.390.000.-

Total untuk kesulurannya Rp 201.990.000.-

Untuk biaya sewa sisi luar Gedung Olah Raga Bung Karno ( Istora Senayan ) sebagai tempat pertama untuk menggantungkan Lukisan Peta Indonesia belum kami cantumkan. Kami mempunyai satu keyakinan besar, bahwa selama dalam perjalan pembuatan Lukisan Peta Indonesia tersebut. Ada banyak pihak pihak yang tertarik dengan karya ini untuk melibatkan diri mensponsori terwujudnya Lukisan Peta Indonesia. Dan kami juga mempunyai keyakinan yang sama bahwa setiap propinsi baik di Gubernur, Walikota, Bupati dan Kepala Kantor Wilayahnya bersedia sama sama membantu terwujudnya satu Lukisan Peta Indonesia terbesar bahkan di dunia. Yang isinya menceritakan seluruh kekayaan, potensi priwisata, sejarah peninggalan, aneka budaya bahasa dan adat istiadatnya dan lain lain yang terkandung dalam Bumi Pertiwi Tanah Air Tercinta Indonesia.

C. Lembar Saran, Kesan, Tanggapan, Bantuan ataupun Sumbangan Tertulis.

Lembar ini kami sediakan sebagai ruang yang bisa di isi dengan saran, kesan, tanggapan ataupun sumbangan dalam bentuk apapun yang ingin di sampaikan sehubungan dengan pembuatan Lukisan Peta Indonesia sekaligus dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke 100 tahun tepat pada tanggal 20 Mei 2008 atau seabad di tahun 2008

 

Nama : ……………………………………………………………………………………………….

Jabatan : ……………………………………………………………………………………………….

Alamat kantor : ……………………………………………………………………………………………….

 

Menyampaikan

(Daerah) ……………………….. hari ……………… tanggal ………………………

 

 

 

(………………………………………………….)

Tanda tangan dan nama lengkap.

 


0 Tanggapan ke “Persiapan untuk DKI Jakarta.”



  1. No Comments Yet

Tinggalkan Balasan